terasjabar.id
Minggu, 25 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 25 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

Candu Validasi: Dopamin Era Digital

Herman by Herman
1 Okt 2025 06:58
in Opini
Reading Time: 5 mins read
A A
1
Candu Validasi: Dopamin Era Digital

Inilah yang disebut para psikolog sebagai dopamine loop: setiap notifikasi memberi hadiah kecil bagi otak, lalu tubuh menagih lebih banyak. Akhirnya, bukan lagi kita yang mengendalikan layar, melainkan layar yang mengendalikan kita.

Riset Psikologi: Validasi yang Membutakan

Fenomena ini bukan asumsi, tetapi telah diteliti secara ilmiah.

  1. Perbandingan Sosial dan Identitas Palsu
    Penelitian The Role of False Self-Presentation and Social Comparison in Excessive Social Media Use (MDPI, 2025) menemukan bahwa pengguna media sosial sering menampilkan diri palsu (false self-presentation) dan membandingkan diri dengan orang lain. Akibatnya, mereka semakin terikat pada pencitraan dan validasi digital.
  2. Gangguan Perhatian dan Kecemasan
    Studi di arXiv (2024) menyebutkan bahwa konten singkat ala TikTok dan Reels dapat menurunkan rentang perhatian, meningkatkan impulsivitas, dan bahkan memicu kecemasan. Ini semua akibat otak terbiasa dengan rangsangan dopamin instan.
  3. Harga Diri yang Rapuh
    Penelitian di Pakistan (2024) menunjukkan bahwa sering membandingkan diri di media sosial berkorelasi dengan rendahnya harga diri dan meningkatnya rasa takut dievaluasi negatif. Artinya, manusia makin cenderung mengejar “like” agar merasa berharga.

Semua riset ini menunjukkan satu hal: manusia makin sibuk mencari pengakuan manusia, hingga kehilangan pijakan keikhlasan.

Perspektif Islam: Riya dan Amal Tersembunyi

Islam sejak awal memperingatkan tentang bahaya riya—amal yang dilakukan demi pandangan manusia. Rasulullah SAW menyebut riya sebagai “syirik kecil” karena ia merusak niat yang seharusnya hanya untuk Allah. Allah berfirman:

“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, yang berbuat riya, dan enggan menolong dengan barang berguna.” (QS. Al-Ma’un: 4–7)

Amal yang dipertontonkan demi validasi manusia kehilangan nilainya di hadapan Allah. Justru, amal yang tersembunyi lebih bernilai. Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Barangsiapa memperlihatkan amalnya, Allah akan memperlihatkan (aibnya). Barangsiapa beramal dengan riya, Allah akan membongkar (niat buruknya).” (HR. Muslim)


Literasi Digital Islami: Benteng di Era Exposure

Riset lokal menegaskan pentingnya literasi digital Islami bagi umat. Studi di SMA Al-Muslim, Bekasi (2023), menunjukkan bahwa literasi digital Islami membantu remaja lebih kritis dalam menyaring konten negatif, menjaga identitas keislaman, dan menghindari budaya pamer.

Prinsip literasi digital Islami meliputi:

Kognitif: memahami cara kerja algoritma dan dampaknya.

Teknis: mampu menggunakan platform dengan bijak.

Etis: sadar akan dampak ujaran kebencian, hoaks, pornografi, dan ghibah digital.

Spiritual: menimbang setiap aktivitas digital dengan nilai syariat—apakah mendekatkan atau menjauhkan dari Allah.

ADVERTISEMENT

Dai dan pendidik digital pun dituntut untuk cerdas. Dakwah bukan sekadar viral, tapi membentuk karakter. Strategi dakwah di TikTok, misalnya, bukan hanya membuat konten singkat, tetapi juga menjaga agar pesan tidak ikut terjerumus dalam budaya validasi.

RELATED POSTS

Bandung, City of Memories

MORAL FATIGUE

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

HILANGNYA KEMANUSIAN KITA

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

Dosa yang Mengalir lewat HP :

Seiring derasnya manfaat digital, ada pula dosa-dosa yang mengalir tanpa disadari:

Ghibah digital: menggunjing lewat chat atau komentar.

Ujaran kebencian: menyebarkan permusuhan dan fitnah.

Hoaks: membagikan berita tanpa verifikasi.

Riya digital: amal yang dipertontonkan demi pujian.

Mempertontonkan aurat/kecantikan: menjadikan tubuh sebagai konten.

Pornografi: industri dosa yang subur di dunia maya.

Semua ini membuat kita semakin bergantung pada validasi manusia. Pertanyaannya: di mana Allah dalam hati kita ketika jemari sibuk mencari pengakuan?

Solusi: Amal Rahasia di Era Terbuka

Menjaga keikhlasan di era digital bukan mustahil, meski penuh ujian. Ada beberapa langkah yang bisa menjadi benteng:

  1. Jaga niat sejak awal. Tanyakan pada hati: untuk Allah atau manusia?
  2. Latih amal rahasia. Sisakan sedekah, doa, atau dzikir yang hanya Allah tahu.
  3. Kurangi budaya pamer. Bedakan antara berbagi inspirasi dan mencari pujian.
  4. Dzikir digital. Jadikan HP sebagai pengingat Allah: aplikasi Qur’an, kajian online, alarm shalat.
  5. Muhasabah rutin. Periksa hati setelah beramal: lebih senang Allah tahu, atau lebih lega manusia melihat?

Epilog: Allah atau Like?

Era digital menghadapkan kita pada pertanyaan sederhana tapi mendasar: kita mengejar Allah, atau mengejar like? Layar bisa padam, algoritma bisa berubah, akun bisa terhapus. Tetapi catatan amal di sisi Allah tak pernah keliru. Amal yang ikhlas, meski kecil dan tak terlihat manusia, jauh lebih bernilai daripada amal besar yang viral namun kosong di hadapan-Nya.

Mari jadikan layar HP bukan panggung riya, melainkan jalan menuju surga. Karena pada akhirnya, validasi sejati bukan dari manusia, melainkan dari Allah yang Maha Melihat.***

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Subchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Bandung, City of Memories
Berita Utama

Bandung, City of Memories

2 Jan 2026 03:20
MORAL FATIGUE
Berita Utama

MORAL FATIGUE

25 Des 2025 17:36
THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)
Opini

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

19 Des 2025 07:52
HILANGNYA KEMANUSIAN KITA
Berita Utama

HILANGNYA KEMANUSIAN KITA

13 Des 2025 13:34
MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)
Berita Utama

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

28 Nov 2025 10:33
Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi
Berita Utama

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

20 Nov 2025 13:45
Next Post
Ternyata Korban Keracunan MBG di Kadungora Garut 147 Orang

Ternyata Korban Keracunan MBG di Kadungora Garut 147 Orang

Duel Barcelona-PSG di Montjuïc: Pertarungan Besar dengan Skuad Tak Lengkap

Duel Barcelona-PSG di Montjuïc: Pertarungan Besar dengan Skuad Tak Lengkap

Comments 1

  1. Rohimat says:
    4 bulan ago

    Selamat dan semangat berkarya A…
    Sukses selalu …

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saksikan MasterChef Indonesia S13, Berikut Jadwal Acara RCTI Hari Ini Sabtu 13 Desember 2025

Jadwal Acara RCTI Sabtu 24 Januari 2026, Ada MasterChef Indonesia S13, Simak Jam Tayangnya

24 Jan 2026 11:01
Ormas PP dan Gibas Bentrok di Kafe Lembang, Satu Tewas Empat Luka

Ormas PP dan Gibas Bentrok di Kafe Lembang, Satu Tewas Empat Luka

21 Jan 2026 22:05
Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat, Timbun Puluhan Rumah, 6 Orang Dilaporkan Meninggal, 84 Orang Dalam Pencarian

Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat, Timbun Puluhan Rumah, 6 Orang Dilaporkan Meninggal, 84 Orang Dalam Pencarian

24 Jan 2026 12:02
Pendaftar Tembus 261 Pelamar, Pansel KPI Ajak Talenta Terbaik Kawal Penyiaran Nasional

Pendaftar Tembus 261 Pelamar, Pansel KPI Ajak Talenta Terbaik Kawal Penyiaran Nasional

20 Jan 2026 13:33
MWC NU Arjasari Resmi Miliki Kantor Baru, Ini Harapan H. Cucun dan Bupati Bandung

MWC NU Arjasari Resmi Miliki Kantor Baru, Ini Harapan H. Cucun dan Bupati Bandung

0
Mentan Libatkan Purnabakti Kementan, Perkuat Pembangunan Pertanian Nasional

Mentan Libatkan Purnabakti Kementan, Perkuat Pembangunan Pertanian Nasional

0

Total 25 Body Pack Korban Longsor Ditemukan Tim SAR Gabungan

0
Luar Biasa! Para Atletik Indonesia Panen 38 Medali Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand

Luar Biasa! Para Atletik Indonesia Panen 38 Medali Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand

0

Total 25 Body Pack Korban Longsor Ditemukan Tim SAR Gabungan

25 Jan 2026 19:08
MWC NU Arjasari Resmi Miliki Kantor Baru, Ini Harapan H. Cucun dan Bupati Bandung

MWC NU Arjasari Resmi Miliki Kantor Baru, Ini Harapan H. Cucun dan Bupati Bandung

25 Jan 2026 19:05
Mentan Libatkan Purnabakti Kementan, Perkuat Pembangunan Pertanian Nasional

Mentan Libatkan Purnabakti Kementan, Perkuat Pembangunan Pertanian Nasional

25 Jan 2026 18:57
Lho Ko, Biaya Operasional PAM Kuningan Rp 60 M, Tapi Kontribusi PAD Cuma Rp 2,5 M?

Lho Ko, Biaya Operasional PAM Kuningan Rp 60 M, Tapi Kontribusi PAD Cuma Rp 2,5 M?

25 Jan 2026 18:46
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.