TERASJABAR.ID – Pelatih kepala Liam Rosenior menegaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan Premier League kepada Chelsea tidak akan mengganggu fokus tim.
Ia menilai keputusan tersebut justru menjadi penutup dari persoalan lama yang selama ini membayangi klub.
Saat ini Chelsea tengah berkonsentrasi menatap pertandingan penting melawan Paris Saint‑Germain pada leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League.
Pada Senin, sebuah Komisi Independen memutuskan untuk menjatuhkan denda sebesar 10,75 juta pound kepada Chelsea.
Hukuman itu diberikan karena klub dinilai melanggar aturan liga terkait pelaporan keuangan, investasi pihak ketiga, serta program pengembangan pemain muda pada masa kepemilikan Roman Abramovich.
Selain denda finansial, Chelsea juga menerima larangan transfer selama satu tahun yang ditangguhkan selama dua tahun.
Klub juga dikenai larangan merekrut pemain akademi selama sembilan bulan.
Pemilik klub saat ini, BlueCo, diketahui melaporkan sendiri pelanggaran tersebut kepada otoritas terkait setelah menemukan adanya ketidaksesuaian dalam catatan lama klub.
Rosenior menilai keputusan tersebut tidak berdampak negatif bagi tim.
Menurutnya, dengan selesainya kasus ini, Chelsea bisa lebih fokus membangun masa depan klub.
Hasil investigasi menunjukkan bahwa antara 2011 hingga 2018 terdapat 36 pembayaran rahasia kepada agen tidak terdaftar dan pihak ketiga.
Beberapa transfer pemain seperti Eden Hazard, Ramires, David Luiz, Willian, serta Samuel Eto’o disebut berkaitan dengan praktik tersebut.
Jika pelanggaran ini tidak diungkap oleh manajemen baru, Chelsea kemungkinan dapat menerima sanksi yang lebih berat, seperti larangan transfer langsung atau bahkan pengurangan poin di liga.-***














