TARASJABAR.ID – Sedikitnya 10 rumah di Kampung Gadog Leumpeung RT 03/13, Desa Sukawening, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung terancam roboh, menyusul banjir dan longsor yang terjadi Senin (2/2/2026) sore. Bencana tanah longsor dari tebing di kampung tersebut panjangnya mencapai 50 meter, dengan lebar 10 meter dan ketinggian 15 meter.
Camat Ciwidey, Nardi Sunardi mengatakan, banjir dan longsor disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung, termasuk Ciwidey, pada Senin sore hingga malam. “Hujan lebat mengakibatkan banjir dan longsor. Sebanyak 10 rumah terancam dan warga sekitar terdampak,” kata Nardi, Selasa (3/2/2026).
Ke 10 rumah yang terancam, adalah milik :
Dadang ( 1 KK 2/2Jiwa)
Yadi (1 KK/ 7 jiwa)
Rudi (1 KK/ 4 jwa)
Ihin (1 KK/6 jiwa)
Juju (1 KK/7 jiwa)
Agus (1 KK/5 jiwa)
Uwen (1 KK/ 2 jiwa)
Erat/Ade (1 KK/ 3 jiwa)
Otas (2 KK/ 6 jiwa)
Ny. Ayi (2 KK/ 3 jiwa)
“Dalam kejadian tersebut tak meminta korban baik luka atau pun jiwa dan sudah dilakukan penanganan. Upaya yang telah dilakukan, adalah, anggota Satpol PP, satgas Linmas Ciwidey, Pemdes Sukawening, RT/RW dan BPBD telah ke lokasi banjir serta longor. Kami langsung memberi imbauan kepada pemilik rumah yang terancam agar mengosongkan rumahnya untuk sementara karena khawatirkan terjadi hal tidak diinginkan,” kata Nardi.
“Untuk warga yang rumahnya terancam (terdampak) langsung sudah dievakuasi dan diungsikan ke rumah sanak saudaranya terdekat,” terang Nardi.*
















