TERASJABAR – Cole Palmer dikabarkan mulai merasa tidak puas dengan situasinya di Chelsea FC dan membuka peluang untuk mempertimbangkan hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Kabar tersebut muncul setelah performa tim mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
Selama lebih dari dua musim bermain di Stamford Bridge, Palmer berhasil membuktikan diri sebagai salah satu penyerang muda paling menonjol di Eropa.
Ia turut berperan dalam kesuksesan tim di kompetisi internasional dan menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam skuad The Blues.
Namun, situasi berubah setelah Chelsea mengalami serangkaian hasil buruk di berbagai ajang.
Di bawah asuhan Liam Rosenior, performa tim disebut mengalami kemunduran cukup tajam.
Chelsea harus menerima beberapa kekalahan beruntun, termasuk tersingkir dari Liga Champions UEFA setelah kalah agregat telak dari Paris Saint-Germain.
Selain itu, hasil yang kurang memuaskan di Premier League membuat peluang mereka menembus empat besar semakin berat.
Palmer sendiri tetap menjadi pilihan utama dalam beberapa pertandingan tersebut, tetapi belum mampu memberikan dampak besar.
Situasi ini membuat masa depannya mulai dipertanyakan, terutama karena ia disebut kurang cocok dengan perubahan taktik yang diterapkan pelatih.
Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa Palmer merasa tidak nyaman dengan peran barunya di lini serang dan menyesali beberapa keputusan transfer klub.
Ia bahkan disebut mempertimbangkan kemungkinan kembali ke Manchester dan membuka peluang bergabung dengan Manchester United.
Meski begitu, Chelsea dikabarkan masih menganggapnya sebagai pemain penting dan tidak akan melepasnya dengan mudah karena kontraknya masih berlaku hingga 2033.-***















