TERASJABAR.ID – Diet diabetes mellitus bertujuan menjaga kestabilan kadar gula darah sekaligus menurunkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang.
Pola makan ini menekankan pemilihan karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, pengaturan porsi, serta konsistensi waktu makan.
Dengan pola makan yang tepat, penderita diabetes tetap dapat berenergi dan menjalani aktivitas sehari-hari secara optimal.
Diet diabetes tidak hanya sekadar menghindari makanan manis.
Pengaturan jenis, jumlah, dan jadwal makan menjadi faktor penting agar gula darah lebih terkontrol dan pengobatan, baik dengan obat maupun insulin, dapat bekerja secara maksimal.
Pola makan yang seimbang juga membantu penderita diabetes menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif.
Salah satu prinsip utama diet diabetes mellitus adalah memilih sumber karbohidrat yang tepat.
Karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, dan umbi-umbian, dicerna lebih lambat sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Selain itu, asupan gula sederhana perlu dibatasi karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.
Batas konsumsi gula harian yang dianjurkan berkisar antara 25–30 gram.
Pengaturan porsi dan waktu makan juga sangat penting, terutama bagi pasien yang mengonsumsi obat atau insulin.
Jadwal makan yang teratur membantu mencegah kadar gula darah naik atau turun secara drastis.
Asupan serat dan protein tanpa lemak, seperti sayuran, buah rendah gula, ikan, tahu, dan tempe, dianjurkan karena dapat memperlambat penyerapan gula dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Diet diabetes perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu, terutama jika terdapat penyakit penyerta.
Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat disarankan agar pola makan yang dijalani aman, seimbang, dan sesuai kebutuhan tubuh.
Dengan konsistensi dan pemantauan rutin, diet diabetes dapat membantu menjaga kesehatan jangka panjang.-***


















