TERASJABAR.ID – Film edukasi Teman Tegar Maira – Whisper From Papua, kisah persahabatan untuk menyelamatkan hutan disutradarai Anggi Frisca, sudah beredar di bioskop Kota Bandung.
Film anak ini memadukan unsur musikal dan petualangan melalui perjalanan Tegar (M Aldifi Tegarajasa), anak laki-laki dari Bandung yang ikut berlibur ke kampung halaman pengasuhnya, Teh Isy (Joan Wakum) di Papua.
Film menyuguhkan cerita persahabatan lintas budaya Tegar dari Bandung dengan Maira dari Papua menghadirkan pesan kuat tentang penggalian potensi anak, inklusivitas, serta pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Memasuki hari keempat bioskop di Kota Bandung ditonton anggota DPRD Kota Bandung, pelajar ASN dan kaum disabilitas.
Para pelajar antusias menyaksikan fim berdurasi 90 menit ini apalagi ketika film.usai ternyata peran utama Tegar dan Maira tampil langsung mengucapkan terima kasih kepada penonton.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, mengatakan bahwa film ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki talenta, termasuk anak-anak dengan keterbatasan. Namun, potensi tersebut sering kali belum tergali secara optimal.
“Film cukup bagus, kesan saya campur aduk ada bangga karena peran utama anak dari Kota Bandung, sedihnya masih minim penonton,” ujar Iman usai menonton film di Bioskop Empire XXI Mall Bandung Indah Plaza (BIP), Senin, (09/10/2026).
Menurut Iman, setidaknya ada dua pesan utama yang menonjol dalam film tersebut. Pertama, sosok Tegar digambarkan sebagai anak istimewa yang mampu melanglang buana dan meraih mimpi. Hal ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak lain yang memiliki keterbatasan bahwa kesuksesan bisa dicapai melalui banyak jalan.
Pesan kedua adalah tentang keindahan alam Papua yang ditampilkan melalui cerita dan karakter Maira. Film ini mengajak penonton untuk menyadari bahwa kekayaan alam Indonesia begitu luar biasa, namun sangat rentan terhadap kerusakan jika tidak dijaga bersama. Tagline “Hutan jaga kita dan kita jaga hutan” menjadi pesan kunci yang ditekankan sepanjang film
Sementara itu, pemeran utama M. Aldifi Tegarajasa yang memerankan tokoh Tegar mengatakan, film ini mengajarkan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan. Menurutnya, berbagai bencana alam yang terjadi belakangan menjadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan berdampak langsung pada kehidupan manusia.
“Pelajarannya, kita harus lebih menjaga hutan dan lingkungan. Sekarang banyak kejadian longsor, banjir, termasuk yang kemarin di Cisarua. Hutan dan lingkungan itu penting untuk masa depan supaya bisa lebih baik,” katanya.
Hal senada disampaikan Elisabeth Sisauta, pemeran Maira. Ia mengaku senang bisa tinggal di Bandung dan mendapatkan pengalaman baru, meskipun merasakan perbedaan yang cukup besar dibandingkan dengan Papua.
“Bandung itu jauh dari hutan dan pohon-pohon. Susah melihat hewan-hewan seperti burung cendrawasih atau rusa, harus ke kebun binatang dulu. Itu yang bikin agak sedih,” ungkapnya.














