Dalam sembilan penampilan bersama Timnas, ia telah mencetak dua gol, keduanya dari tendangan jarak jauh, menegaskan kapasitasnya sebagai gelandang serang yang berbahaya.
Kehadiran Pelupessy diharapkan memungkinkan Haye untuk lebih leluasa mengatur ritme permainan dan menciptakan peluang bagi lini depan, seperti Rafael Struick atau Ole Romeny, yang diprediksi menjadi ujung tombak Garuda.
Pengamat sepakbola senior Muhammad Kusnaeni atau Bung Kus juga beranggapan kalau kans Patrick Kluivert menurunkan Joey sebagai starter sangat besar. Menurutnya, peran pemain Lommel SK itu cukup dibutuhkan dalam mengisi pos gelandang di Timnas Indonesia.
- Menaker: BLK Disiapkan Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis
- Tiket H-3 dan H-2 Lebaran Masih Tersedia, KAI Imbau Pelanggan Rencanakan Perjalanan Sejak Dini
- Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari ke-10, Tujuh Jasad Ditemukan, Total 83 Korban Sudah Dievakuasi
- TPT di Pasirjambu Longsor, Tiga Rumah Terancam Ambruk
- IHSG Ditutup Anjlok 406,88 Poin ke Posisi 7.922,73 Sore Hari Ini Senin 2 Februari 2026
Jika memang benar diturunkan tentu akan membuat lini tengah Indonesia akan lebih seimbang nantinya.
Sebab Pelupessy akan meringangkan tugas dari Thom Haye, sebelumnya Haye harus, enjalankan banyak peranba ik bertahan, menyerang, maupun mengatur permainan kini bisa lebih fokus pada tugas ofensif.
Dan tugas untuk memotong dan menjaga area lini tengah diberikan kepada Joey Pelupessy. Jadi akan menarik untuk disaksikan apakah Patrick Kluivert akan langsung menurunkan duet Pelupessy dan Haye yang bisa membuat Australia ketar-ketir ?
















