terasjabar.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 15 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Duhhhh Ironis, Desa Cikahalang yang Dikenal Sebagai Lumbung Air, Kini Krisis Air Bersih

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
21 Jan 2026 19:15
in Daerah, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Duhhhh Ironis, Desa Cikahalang yang Dikenal Sebagai Lumbung Air, Kini Krisis Air Bersih

Gubernur Jabar KDM saat sidak ke Desa Cikalahang

TERASJABAR.ID – Krisis air bersih melanda Desa Cikalahang, Kec. Dukuhpuntang, Kab. Cirebon, yang selama ini dikenal sebagai lumbung atau sumber air. Hal itu diduga disebabkan PDAM Kab. Kuningan yang mengikat kerjasama dengan Kab. Indramayu, yang mengorbankan Desa Cikahalang.

“Masyarakat Cikalahang selama ini merasa menjadi korban kebijakan PDAM Kuningan menyusul kerja sama penyediaan air dengan Kabupaten Indramayu. Kebijakan tersebut dinilai mengabaikan kebutuhan warga di sekitar sumber mata air,” kata mantan Sekretaris Desa Cikalahang, Umar Ali Sahabi,

“Sejak awal ada berita acara sosialisasi tahun 2022. Di situ jelas disepakati, sebelum air dialirkan ke Indramayu, air bersih untuk warga Cikalahang harus direalisasikan terlebih dahulu. Faktanya sampai sekarang tidak pernah ada aliran ke desa kami,” tegas Umar, melalui pesan WhatsApp.

Dalam dokumen tersebut terdapat sekitar tujuh hingga sembilan poin kesepakatan. Namun poin utama terkait prioritas masyarakat setempat dinilai diabaikan sepenuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun warga, hingga 14 Januari 2026 volume air yang telah dimanfaatkan PDAM Kuningan mencapai sekitar 3.514.000 meter kubik. Ironisnya, masyarakat di desa sekitar mata air masih bergantung pada sumur dan air hujan. “Air diangkut keluar daerah, tapi warga di hulu justru kekurangan air. Ini jelas merugikan masyarakat,” tegasnya lagi.

Umar menilai, pengelolaan air oleh PDAM Kuningan bersama PT HKAS selaku operator bertentangan dengan prinsip pengelolaan sumber daya air. Dalam ketentuan, 50 persen air harus dikembalikan ke alam, 30 persen untuk masyarakat sekitar, dan 20 persen untuk kepentingan komersial. “Yang terjadi justru jatah masyarakat dimasukkan ke reservoir PDAM. Warga hanya kebagian sisa limpahan,” tegasnya.

Dampak paling serius dirasakan sektor pertanian. Sebelum kerja sama PDAM Kuningan dengan PDAM Indramayu berjalan, luas sawah Desa Cikalahang tercatat sekitar 144 hektar. Namun hingga 2025, luasnya menyusut drastis menjadi sekitar 89,03 hektar, akibat berkurangnya pasokan air dari mata air Talaga Remis dan Talaga Nilem.

ADVERTISEMENT

“Ini ancaman nyata bagi petani. Sekarang masih musim hujan, tapi kalau kemarau datang, situasinya bisa lebih parah,” kata Umar.

RELATED POSTS

Menpar Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata di Cirebon Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

Tujuh Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda

Cirebon: Dari 1.200 Ton Sampah Per-hari Hanya Terangkut 450 Ton

Banjir di kabupaten dan Kota Cirebon Bukan Banjir Kiriman dari Kuningan

Warga Panik, Cirebon Kembali Dikepung Banjir dan Jalur Pantura Digenangi Air

Ia juga menyoroti dugaan kejanggalan perizinan pengambilan air oleh PDAM Kuningan. Izin SIPA dari TNGC disebut hanya sebesar 28,7 liter per detik dari Talaga Remis dan 9,6 liter per detik dari Talaga Nilem. Namun karena kebutuhan suplai air ke Indramayu mencapai 405 liter per detik, PDAM kemudian mengajukan izin tambahan ke Kementerian PUPR melalui BBWS.

“Debit alami Talaga Nilem hanya sekitar 96 liter per detik, tapi izinnya bisa 153 liter per detik. Ini tidak masuk akal,” ujarnya.

Sementara itu, dari hasil audiensi dengan BBWS, ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran, mulai dari pemasangan pipa di saluran irigasi yang menghambat aliran ke sawah dan sungai, dugaan penggunaan pompa dorong yang seharusnya mengandalkan gravitasi, hingga dugaan penyaluran air ke industri AMDK di luar kepentingan pelayanan publik.

Selain itu, PDAM Kuningan dituding tidak melaporkan pemanfaatan air secara berkala kepada TNGC dan BBWS. Laporan terakhir disebut hanya mencatat hingga Juli 2025 belum ada pemanfaatan air, padahal penyaluran air ke Indramayu telah berlangsung sejak Februari 2025. “Ini berpotensi merugikan negara karena mengarah pada penghindaran pajak,” tegas Umar.

Atas kondisi tersebut, masyarakat menuntut realisasi segera pipanisasi air bersih ke Desa Cikalahang serta peningkatan berita acara sosialisasi menjadi nota perjanjian resmi yang mengikat pembagian debit air secara jelas. “Ikonik Desa kami terkenal subur dan kaya air. Tapi sekarang justru krisis air. Ini ironi besar,” tandasnya.*

Tags: CirebonDesa CikahalangKrisis Air Bersih
ShareTweetSend

Related Posts

Menpar Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata di Cirebon Jelang Libur Nyepi dan Lebaran
Ekonomi

Menpar Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata di Cirebon Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

11 Mar 2026 17:59
Tujuh Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda
Daerah

Tujuh Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda

6 Mar 2026 18:17
Cirebon:  Dari 1.200 Ton Sampah Per-hari Hanya Terangkut 450 Ton
Berita Utama

Cirebon: Dari 1.200 Ton Sampah Per-hari Hanya Terangkut 450 Ton

7 Feb 2026 12:48
Banjir di kabupaten dan Kota Cirebon Bukan Banjir Kiriman dari Kuningan
Daerah

Banjir di kabupaten dan Kota Cirebon Bukan Banjir Kiriman dari Kuningan

12 Jan 2026 20:18
Warga Panik, Cirebon Kembali Dikepung Banjir dan Jalur Pantura Digenangi Air
Daerah

Warga Panik, Cirebon Kembali Dikepung Banjir dan Jalur Pantura Digenangi Air

6 Jan 2026 21:03
24 Desa di 9 Kecamatan di Kab. Cirebon Dikepung Banjir
Daerah

24 Desa di 9 Kecamatan di Kab. Cirebon Dikepung Banjir

24 Des 2025 15:07
Next Post
Krisis Sampah Nasional, DPR Dorong Teknologi Waste to Energy

Krisis Sampah Nasional, DPR Dorong Teknologi Waste to Energy

Ormas PP dan Gibas Bentrok di Kafe Lembang, Satu Tewas Empat Luka

Ormas PP dan Gibas Bentrok di Kafe Lembang, Satu Tewas Empat Luka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Mensos: Desil DTSEN Disusun BPS dengan Ukuran Statistik, Bukan Perkiraan

Mensos: Desil DTSEN Disusun BPS dengan Ukuran Statistik, Bukan Perkiraan

0
Pelatih Anyar Chelsea Kenang Masa Kerja Bersama Tiga Pilar Chelsea

Liam Rosenior Kritik Wasit Usai Kekalahan Chelsea

0
Ciri-Ciri Alpha Male dan Dampaknya pada Kehidupan Pria

Ciri-Ciri Alpha Male dan Dampaknya pada Kehidupan Pria

0
Saksikan MasterChef Indonesia S13, Berikut Jadwal Acara RCTI Hari Ini Sabtu 13 Desember 2025

Saksikan MasterChef Indonesia S13, Berikut Jadwal Acara RCTI Minggu 15 Maret 2026

0
Mensos: Desil DTSEN Disusun BPS dengan Ukuran Statistik, Bukan Perkiraan

Mensos: Desil DTSEN Disusun BPS dengan Ukuran Statistik, Bukan Perkiraan

15 Mar 2026 11:42
Pelatih Anyar Chelsea Kenang Masa Kerja Bersama Tiga Pilar Chelsea

Liam Rosenior Kritik Wasit Usai Kekalahan Chelsea

15 Mar 2026 11:30
Ciri-Ciri Alpha Male dan Dampaknya pada Kehidupan Pria

Ciri-Ciri Alpha Male dan Dampaknya pada Kehidupan Pria

15 Mar 2026 11:19
Saksikan MasterChef Indonesia S13, Berikut Jadwal Acara RCTI Hari Ini Sabtu 13 Desember 2025

Saksikan MasterChef Indonesia S13, Berikut Jadwal Acara RCTI Minggu 15 Maret 2026

15 Mar 2026 11:19
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.