Kardinal mengingatkan, meski
secara fisik Indonesia telah merdeka, tapi bangsa ini sedang menghadapi tantangan berat berupa “dosa struktural”: kekuatan jahat yang menyusup ke dalam sistem sosial, politik, dan ekonomi.
Kardinal menekankan pentingnya posisi moral yang teguh tanpa kompromi politik atau ekonomi sebagaimana yang telah diteladankan oleh Paus Leo.
“Inspirasi kita adalah iman. Agamanya boleh berbeda-beda, tapi imannya satu. Kita berbicara ini adalah atas dasar moralitas murni untuk Tuhan dan juga untuk Tanah Air,” pungkas Kardinal. ***










