TERASJABAR.ID – Penderita diabetes perlu mengetahui berbagai cara menurunkan kadar gula darah agar tetap berada dalam batas normal.
Upaya ini tidak hanya berfungsi mencegah lonjakan gula darah, tetapi juga penting untuk menekan risiko komplikasi serius akibat diabetes.
Kadar gula darah yang tinggi dapat menimbulkan keluhan seperti mudah lelah, sering haus dan lapar, sering buang air kecil, kesemutan, penglihatan kabur, hingga luka yang sulit sembuh.
Namun, pada beberapa kasus, kondisi ini dapat terjadi tanpa gejala.
Jika tidak ditangani dengan baik, gula darah tinggi berisiko menyebabkan gangguan jantung, kerusakan saraf, serta masalah pada ginjal.
Oleh sebab itu, pengendalian gula darah perlu dilakukan secara konsisten melalui perubahan gaya hidup dan pengobatan.
Beberapa langkah efektif yang dapat diterapkan antara lain menghindari makanan tinggi gula dan lemak, mengatur porsi makan, serta tidak melewatkan waktu makan.
Konsumsi serat dari buah, sayur, dan kacang-kacangan juga dianjurkan karena dapat memperlambat penyerapan gula.
Selain itu, pilih makanan dengan indeks glikemik rendah agar gula darah tidak meningkat secara drastis.
Kebiasaan minum air putih yang cukup membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urine.
Menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga juga berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin.
Tidur yang cukup dan pengelolaan stres perlu diperhatikan karena keduanya memengaruhi keseimbangan hormon yang berkaitan dengan gula darah.
Beberapa bahan alami seperti cuka apel dan kayu manis diketahui berpotensi membantu menurunkan gula darah, meskipun masih memerlukan penelitian lanjutan.
Bila perubahan gaya hidup belum efektif, dokter dapat meresepkan obat antidiabetes sesuai kondisi pasien.
Selain itu, pemantauan gula darah secara rutin sangat penting agar penyesuaian pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Jika kadar gula tetap sulit dikendalikan, konsultasi lanjutan dengan dokter sangat dianjurkan.-***















