TERASJABAR.ID – Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz masih terbuka bagi kapal-kapal yang tidak dikategorikan sebagai pihak musuh.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran mengirimkan pemberitahuan resmi kepada Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Maritim Internasional (IMO).
Dalam dokumen yang dikirimkan ke IMO, Kementerian Luar Negeri Iran menjelaskan bahwa kapal yang dianggap sebagai non-musuh adalah kapal yang tidak terlibat maupun tidak mendukung tindakan agresi terhadap Iran.
Selain itu, kapal yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel juga tidak termasuk dalam kategori kapal yang diperbolehkan melintas.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran yang sangat penting bagi perdagangan energi dunia.
Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global melewati jalur sempit tersebut setiap hari.
Namun, meningkatnya ketegangan militer antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa pekan terakhir menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran, yang kemudian ikut memicu kenaikan harga bahan bakar di pasar internasional.
Sementara itu, Inggris dilaporkan siap menjadi tuan rumah pertemuan keamanan internasional.
Pertemuan tersebut bertujuan merumuskan langkah bersama agar jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali aman dan dapat digunakan se

















