Jangan Lengah Lawan Afghanistan
Meski tiket Piala Dunia sudah di tangan, laga melawan Afghanistan di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, pada Kamis, 10 April 2025, pukul 22.00 WIB, tetap memiliki makna penting.
Nova Arianto, yang sukses membawa tim ini melampaui ekspektasi, mengindikasikan akan melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran dan memberikan kesempatan kepada pemain pelapis. Namun, ia juga memperingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan.
Afghanistan, yang sudah tersingkir setelah kalah 0-2 dari Yaman dan 0-6 dari Korea Selatan, mungkin tidak lagi memiliki tekanan untuk lolos.
Namun, hal ini justru bisa membuat mereka bermain lepas dan berpotensi menjadi “kuda hitam” yang merepotkan. Nova Arianto menekankan pentingnya menjaga fokus dan disiplin, mengingatkan bahwa turnamen belum selesai. “Kita sudah lolos, tapi perjuangan di Piala Asia belum berakhir. Saya ingin pemain tetap serius dan menjaga momentum,” ujarnya usai kemenangan atas Yaman.
- Ditangkap Karena Pengrusakan Mobil Angkutan Umum, Ketahuan Bawa Obat-obatan Terlarang
- Puluhan Ribu Pemudik Masuk Kuningan, Setiap 15 Menit Ada 728 Ranmor
- Beredar Surat Undangan Sholat Idulfitri oleh Pemkab Bandung Jumat Besok, Sekda Bilang Itu Hoax
- Jelang Lebaran, Polresta Cirebon Ungkap Peredaran Uang Palsu Rp12 Miliar
- Jangan Asal, Cek Tips Mudik Lebaran 2026 dengan Membawa Bayi, Gimana?
Target Lebih Jauh di Piala Asia
Lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2025 membuka peluang bagi Indonesia untuk mengejar prestasi lebih tinggi, bahkan hingga ke final. Dengan performa saat ini—lini belakang yang kokoh dipimpin Mathew Baker dan lini depan yang tajam bersama Evandra dan Zahaby—Garuda Muda memiliki modal kuat untuk melangkah jauh. Lawan di perempat final kemungkinan besar adalah salah satu dari Korea Utara, Suriah, atau Iran dari Grup A, yang semuanya merupakan tim tangguh.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, turut mengapresiasi capaian ini, tetapi juga mengingatkan bahwa “perjuangan belum selesai.”
Ia berharap Timnas U-17 bisa membawa pulang trofi Piala Asia sekaligus mempersiapkan diri dengan baik untuk Piala Dunia. Fokus pada laga melawan Afghanistan menjadi kunci untuk menjaga ritme permainan dan kepercayaan diri jelang fase gugur.
















