TERASJABAR.ID – Sudah bertahun-tahun, jalan Ciguruwik, di Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung dibiarkan berlubang dan kian dalam. Padahal ini adalah jalan penghubung desa yang amat penting dan ramai dilalui berbagai macam kendaraan.
Karena itu, ojeg pangkalan (opang) dan warga pun turun tangan, karena tak ada niat dari Pemkab maupun Pemdes untuk memperbaikinya. Mereka turun tangan dengan cara menambal sejumlah titik jalan kabupaten ini dengan adukan semen dan pasir dari anggaran “rereorangan”.
Berdasarkan pantauan Rabu (11/2/2026), jalan berlubang yang ditambal opang Ciguruwik atau Gabungan Motor Cileunyi V (GMC V) dan warga ini, adalah di sekitar pertigaan Ciguruwik dan Cipondoh.
Titik jalan ini tergolong parah kerusakannya karena kian dalam dan melebar. Bahkan, sempat ada seorang emak-emak terjatuh ke jalan yang berlubang tersebut.
Sementara dari pertigaan Ciguruwik-Cipondoh ke bawah belum tersentuh penambalan, termasuk sejumlah titik lainnya, ke arah atas Babakan Sumedang.
“Betul, sejumlah anggota opang (GBM V) Ciguruwik dan warga pada Sabtu (7/2/2026) kerja bakti menutup sejumlah titik jalan Ciguruwik yang berlubang,” kata Wahyu Supriatna, Kadus I Desa Cinunuk, Rabu (11/2/2026).
Menurut Wahyu, penambalan diprioritaskan pada jalan yang lubangnya dalam dan lebar. “Meski tidak seluruhnya bisa ditambal, namun kerja bakti diprioritaskan pada kerusakan yang parah. Ini untuk meminimalisir kecelekaan,”ungkap Wahyu.
Sebelumnya, aksi rereongan dan kerja bakti warga untuk memperbaiki atau menambal jalan kabupaten yang dibiarkan rusak dilakukan warga Kompleks Tamansari Manglayang Regency RW 28, Desa Cinunuk.
Saat ini, jalan kabupaten di Kecamatan Cileunyi yang dibiarkan rusak terdapat di sejumlah tiiik. Selain jalan Ciguruwik, ada pula di Sadang, Lapang Cendol, Taman Sari Manglayang Regency RW 28, juga Jalan DED Desa Persiapan Pandawangi, jalan di RW 12 Desa Cimekar dan Jalan di sekitar TPU Cikoneng Desa Cibiru Hilir.*
















