TERASJABAR.ID – Kasus tiga (bukan empat seperti diberitakan sebelumnya, red) anak yang terseret arus Sungai Cikapundung di kawasan Jalan Gumuruh dan Jalan Binong Jati, Kelurahan Binong, Kec. Batununggal, Kota Bandung, pada Sabtu (7/2/ 2026), ternyata bukan hanya menyebabkan seorang anak tewas. Salah satu penolong mereka, ternyata ikut tewas setelah menyelamatkan anak-anak ke tepi sungai.
Seperti diberitakan Teras Jabar sebelumnya, tiga anak yang tengah bermain bola, bermaksud mengambil bola yang terjatuh di sisi sungai. Namun ketiganya malah terbawa arus sungai pada Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut sejumlah saksi, anak yang meninggal dunia bernama Arkana, sementara warga yang meninggal setelah memberikan pertolongan bernama Yudi (55).
Awalnya, ada lima orang tengah bermain bola di pinggir Sungai Cikapundung yang kebetulan airnya agak surut. Ketika ada bola masuk ke sungai, tiga orang anak segera terjun ke air. Namun ketiganya terbawa hanyut.
Warga setempat Muin (64) menyebutkan, dia yang pertama melihat ada tiga anak yang hanyut, ia langsung meminta pertolongan kepada anaknya, Obi. Ia sendiri tak sanggup sebab tahu di titik sungai tempat tenggelamnya anak, cukup dalam.
Obi yang mendapatkan informasi dari ayahnya bergegas turun lalu meloncat ke sungai untuk menyelamatkan tiga anak yang tenggelam tersebut.
Obi berhasil menyelamatkan seorang dan langsung dibawa ke pinggir, sedangkan dua anak lainnya posisinya sudah berada di dasar sungai yang sangat dalam.
“Selain obi ternyata ada warga lain seorang pria yang juga turun ke sungai untuk membantu menolong dan berhasil mengangkat korban dari dasar sungai. Kondisi korban sudah kaku dan mulutnya dipenuhi air. Anak ini langsung diberi pertolongan hingga akhirnya sadar dan selamat,” jelas Muin.
Tetapi tragis, pria yang memberikan pertolongan –Yudi– justru ambruk, entah kehabisan napas karena kecapaian atau hal lain sesaat setelah membopong anak korban tenggelam dan memeluk korban hingga ke darat dan selamat. Pria penolong ini justru mengembuskan napas terakhirnya di lokasi.
“Warga tadinya menganggap, pria dewasa yang memberikan pertolongan kepada anak yang tenggelam itu dikira bapak korban. Sebab setelah anak itu diangkat, tubuh korban dibalikkan sampai sadar, tapi tiba-tiba pria tersebut dalam keadaan haru dan menangis setelah berhasil menolong, namun tiba-tiba ambruk dan meninggal,” tutur Obi.*














