TERASJABAR.ID – Di penghujung bulan Ramadan dan puncak perayaan Hari Idul Fitri 1447 Hijriah, wilayah Kuningan Timur dan Kuningan Selatan di guyur hujan dengan itensitas ringan dan lebat selama lima jam, yang menyebabkan longsor di beberapa lokasi.
Kepala BPBD Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi menyebutkan, tanah longsor terjadi di beberapa titik, antara lain di Dusun Paleben Blok Dukuh, tepatnya di jembatan kawasan wisata Darmaloka Desa Darma. Akibat guyuran hujan, tebing sungai saluran pembuangan dari kolam sepanjang 20 meter, Tinggi 10 meter, lebar 50 meter tergerus longsor.
Selain itu 2 rumah milik Madun (63) dihuni 4 jiwa dan rumah Tati (63) terancam terbawa longsor, akibat tebing sungai Darmaloka sepanjang 20 meter, lebar 1,5 dan tinggi 10 meter tergerus longsor.
“Berikutnya rumah Irwandi (44) di dusun Pahing Rt 007 Rw 002 Desa Karanganyar Darma, ambruk akibat guyuran hujan hingga atap dan genting menimpa perabotan alat rumah tangga,” terang Ibe sapaan akrab Kalaka BPBD Kuningan, Senin (23/03/2026).
Selain itu, terjadi longsor pada tebing sungai panjang 15 meter X 4 meter terjadi di Rt 02 RW 01 Desa Cikahuripan Maleber. Akibatnya separuh safety tank terbawa arus sungai dan rumah Desi (49) dihuni 2 KK 2 jiwa, terdampak longsor.
Longsor di Desa Mekarsari Kec. Maleber Blok Ciwaringin Rt 05 Rw 03 dilaporkan membuat dua rumah milik Abah Hendi (79) dan Samar (54) terancam longsor. Sedangkan rumah Rijal (43) ukuran 8 X 12 X 2 meter rusak parah tertimpa longsor.
Sementara itu, longsor di Dusun Calingcin Rt 002 Rw 008 Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi menutup akses jalan hingga arus lalu lintas tersendat. Namun atas bantuan 50 warga bersama Koptu Agung Indra (Babinsa Cileuya) dan Kepala Dusun Calingcing, akses jalan kembali normal seusai pembersihan reruntuhan yang menghalangi akses jalan.*















