TERASJABAR.ID – Peristiwa tragis yang menimpa pasangan suami istri (pusutri), TB Suharyna (57) dan Sri Febriyanti (45) yang tewas terseset banjir bersama motornya di Cianjur, duka yang dalam harus dialami putra semata wayangnya Tabagus Istara Abdillah Ghifari (17).
Bagaimana tidak, peristiwa tragis yang dialami pasutri warga Kompek Bukit Cinunuk Indah (BCI) A 12 RT 06/18, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi ini, meski Tabagus terlihat shock, namun berusaha tegar.
Begitu jasad TB Suharyana datang dari Cianjur Senin (30/3/2026) sore dan disolatkan di Masjid Al Muhajirin Komplek BCI, Tabagus ikut menyolatkan ayahnya dan turut pula mengantar jasad ayahnya ke TPU Cikoneng.
Begitupun saat saat jasad ibunya, Sri Febriyanti tiba Senin malam, Tabagus turut menyolatkan di Masjid Al Muhajirin dan mengantar jasad ibunya ke TPU Cikoneng.
Bahkan, Tabagus, siswa kelas 1 SMAN Tanjungsari ini berdoa dengan khusus di makam kedua orang tuanya. Terlihat Tubagus shock dan air matanya terbendung, tapi berusaha tegar.
“Mohon doanya saja ya, Mamah dan bapa husnul khatimah. Begitu juga saya ditinggal bisa tegar dan sabar,” kata Tubagus.
Menurut Tabagus, kedua orang tuanya saat peristiwa terjadi, mau pulang ke Bandung habis mudik dari Bogor mengendarai Honda Verio.
“Saat mamah dan bapa mudik, saya tak ikut. Sekali lagi, minta doanya mamah dan bapa yang telah pergi untuk selamanya husnul khatimah,” pungkas Tubagus.
Sementara itu, Ketua RW 18, Desa Cinunuk, Ade Holidin mengatakan, prosesi pemakaman pasutri di TPU Cikoneng meski berbeda waktu, berjalan lancar hingga Senin (30/3/2026) malam.
Diberitakan, nasib tragis ini dialami pusutri TB Suharyna dan Sri Febriyanti. Kedua korban dengan sepeda motornya Honda Vario nopol D 2613 terseret banjir di Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Minggu (29/3/2026) petang
Motor yang ditumpangi kedua korban ditemukan warga sementara kedua korban hilang. Jasad TB Suharyana ditemukan tim SAR gabungan Minggu (29/3/2026) malam di irigasi Cikalongkulon 25 km dari lokasi kajadian. Sementara jasad Sri Febrianti ditemukan Senin (30/3/2026) pagi.










