Program ini bertujuan membentuk generasi unggul yang berkarakter, berpikir kritis, dan berdaya saing global, serta mampu berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan Indonesia.
Visi tersebut diwujudkan melalui penguatan fondasi pendidikan menengah sebagai tahap krusial dalam melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan ketangguhan menghadapi tantangan global.
Dalam laporannya, Dirjen Saintek, Ahmad Najib Burhani menyampaikan bahwa program SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan bagian dari ekosistem Sekolah Garuda yang mencakup pembangunan SMA Unggul Garuda Baru, dengan melakukan penguatan pada sekolah unggulan yang telah ada, serta dukungan beasiswa sarjana ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Dirjen Najib menegaskan bahwa pada tahun 2025 telah terdapat 12 sekolah yang menjadi bagian dari program ini, dan pada tahun 2026 ditargetkan penambahan sekitar 30 sekolah baru sebagai bagian dari rencana pengembangan hingga 80 sekolah pada tahun 2029.
Program ini juga telah memberikan dampak luas melalui skema pengimbasan kepada 680 SMA/MA di berbagai wilayah Indonesia.
Mendiktisaintek menekankan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda Transformasi tidak dimaksudkan untuk menciptakan eksklusivitas, melainkan menjadi pusat keunggulan (hub) yang memberikan dampak luas bagi ekosistem pendidikan di sekitarnya.
“Sekolah yang terpilih bukan menjadi entitas yang terpisah, tetapi justru menjadi pusat penggerak yang menyinari dan menginspirasi sekolah lain. Sehingga bisa membangun ekosistem sekolah yang diharapkan,” tambahnya.***

















