Oleh: Saiful Huda Ems.
Heran, gak masuk akal, Iran yang masih terus membalas dan membombardir Israel dan pangkalan-pangkalan Militer AS, hingga sampai Kapal Perang Induk AS nya terbakar dan kabur menjauh dari arena pertarungan, kok bisa-bisanya Iran masih dipaksa terus oleh Donald Trump mengaku kalah perang. Apa karena AS dan Israel sudah tidak tahan lagi menghadapi gempuran balasan dari Iran, hingga AS dan Israel stres, gak mau mengakui kalah dan malah meminta Iran yang duluan mengaku kalah perang?
Lucu memang ketika AS dan Israel dipimpin oleh dua aki-aki yang stres. Iran terbukti sampai hari ini masih tidak mau meminta bantuan ke negara sekutunya manapun, baik China, Rusia maupun Korea Utara kecuali mungkin sebatas obat-obatan atau keperluan logistik. Namun sebaliknya AS dan Israel masih terus menerus memaksa dan menekan negara-negara sekutunya, untuk membantu AS dan Israel perang menghadapi Iran. Ini saja sudah menjadi bukti, indikasi kuat, bahwa Iran masih perkasa, dan AS serta Iran sudah keteteran.
Yang lebih aneh dan lucu lagi saat Donald Trump bolak-balik mengatakan sudah melakukan pembicaraan dengan pemimpin Iran, bahwa Iran sudah menyetujui deeskalasi perang, serta mau menuruti kemauan Donald Trump. Namun hal itu dibalas oleh Iran, bahwa tidak ada dari pihaknya yang sudah melakukan pembicaraan dengan AS.
Pernyataan Donald Trump katanya adalah pernyataan pada dirinya sendiri, alias imajinasinya Donald Trump sendiri. Itu hanya bualan Donald Trump saja, hingga media-media di Iran saat ini banyak yang memuat karikatur Donald Trump hidungnya panjang, mirip Pinokio yang menjulur ke Selat Hormuz, dan yang menandakan Trump pembohong besar !. Kok jadi ingat dengan cover Majalah TEMPO yang dahulu memuat karikatur Jokowi yang hidungnya panjang? Mungkinkah media Iran terinspirasi dari media di Indonesia? 😄
Kemarin juga ramai diberitakan ledakan dahsyat telah mengguncang kilang minyak terbesar di Port Arthur Amerika, investigasi sampai saat ini masih terus dilakukan, apa yang menjadi penyebab ledakan kilang minyak terbesar di Amerika tsb. Mungkinkah itu serangan rudal jarak jauh Iran yang konon mampu menjangkau 10.000 hingga 12.500 KM dan yang sampai detik ini disembunyikan di kota-kota rudal bawah tanahnya? Entahlah…
Yang pasti ledakan tersebut terjadi ketika AS dan Israel sedang gencar-gencarnya berperang secara kroyokan menghadapi Iran. Selain itu semua analis perang di dunia sepakat, bahwa dalam perang kali ini, AS dan Israel tekor duit banyak karena alutsista canggih, modern dan mahalnya, cukup bisa dihadapi dengan drone-drone Iran yang murah meriah, serta dengan rudal-rudal stok lawasnya, yang dikatan oleh pihak Iran sebagai bentuk cuci gudang.
Sedangkan rudal-rudal hipersonik produk terbaru Iran yang jauh lebih canggih, baru satu persatu dikeluarkan belakangan dan diluncurkan ke Israel sebagai “THR” untuk Israel di akhir Ramadhan lalu. Kini Israel sudah kehabisan rudal-rudal canggihnya yang biasa digunakan untuk menahan gempuran drone-drone dan rudal Iran, hingga Israel terpaksa mengeluarkan rudal-rudal jadulnya yang sudah di museumkan dan sudah berumur 50 tahunan ke atas, yang mungkin ledakannya nyaris sama dengan mercon-mercon di masa kecil kita dahulu.
Sementara itu disaat Donald Trump terancam diimpeachment oleh Kongres di AS, dan Benjamin Netanyahu dihujat rakyatnya sendiri di Israel, Iran semakin hari malah semakin populer, terus meraih dukungan dan simpati dunia, hingga Iran menjadi negara yang paling disukai dan menjadi idola baru dunia. Irakpun sudah terang-terangan bertempur habis-habisan membantu Iran, sedangkan Presiden Turki, Erdogan sudah mulai marah terhadap Israel.
Recep Tayyip Erdogan menyebut ini perangnya Netanyahu, namun dunia yang harus menanggung kerugian dari ulah Netanyahu. Bravo Iran, maju terus ! Hancurkan dua gembong imperialis dunia, AS dan Israel, hingga anak-anak Palestina secepatnya bisa hidup damai, riang gembira jauh dari penjajah ! Semua analis perang dunia tentu sepakat, bahwa ketika AS dan Israel tidak tercapai tujuan perangnya, itu artinya AS dan Israel sudah kalah perang !.
Oh ya, apa kabar Pak Presiden Prabowo yang terhormat, masihkah bapak takut dengan Donald Trump? Ayolah, segera keluar dari BoP dan bergegaslah menjadi pemimpin berpengaruh di dunia. Jangan terus membungkuk ke Amerika Serikat saja, Indonesia ini sudah lama merdeka ! Bangkitlah, tinggalkan urusan ecek-ecek MBG dan Koperasi Merah Putih, ada hal yang jauh lebih besar dan berguna untuk meroketkan nama Indonesia ke seluruh penjuru dunia. Merdeka !✊️…(SHE).
26 Maret 2026.
Saiful Huda Ems (SHE).

















