TERASJABAR.ID – Menjelang sepekan pascabencana longsor di Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kementerian Sosial (Kemensos) terus mengirim logistik tambahan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi dan relawan yang masih bekerja mencari korban hilang.
Dapur umum hasil kolaborasi dengan pemerintah daerah juga terus beroperasi memproduksi ribuan bungkus makanan siap saji per hari.
Dilansir dari laman resmi Kemensos, selain bantuan logistik dan dapur umum, Tim Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) juga melakukan verifikasi dan validasi data ahli waris korban meninggal untuk penyaluran santunan duka.
Posko kesehatan gabungan juga telah didirikan oleh tim kesehatan Sentra Wyata Guna bersama unsur terkait, memberikan layanan kesehatan dasar bagi pengungsi dan petugas.
“Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sesuai tahapan tanggap darurat dan melakukan pendataan secara bertahap agar seluruh dukungan dapat disalurkan tepat kepada warga terdampak,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangan resminya.
Bencana Longsor
Bencana tanah longsor menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan pergerakan tanah di lereng curam hingga menimpa puluhan rumah warga.
Data sementara mencatat 34 kepala keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak. Jumlah pengungsi mencapai 184 KK atau 564 jiwa, yang menempati aula Kantor Desa Pasirlangu.
















