terasjabar.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 15 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

KEPO BRUTAL “Saat Mencari Aib, Jadi Budaya “

Herman by Herman
13 Okt 2025 07:47
in Opini, Berita Utama
Reading Time: 5 mins read
A A
0
KEPO BRUTAL “Saat Mencari Aib, Jadi Budaya “

Dari sisi spiritual, kepo adalah tanda hati yang belum tenang. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi).

Kalimat ini seharusnya menjadi filter bagi setiap jempol yang bergerak di layar. Tapi di zaman digital, menahan diri adalah laku yang paling sulit. Kita ingin tahu semuanya, ikut dalam semua perbincangan, dan menilai semua orang. Padahal hati yang tenteram bukan hati yang banyak tahu, tapi hati yang tahu kapan harus diam.

ADVERTISEMENT

Dalam bahasa agama, kepoan adalah bentuk kecil dari tajassus — mencari-cari urusan orang lain. Al-Qur’an telah mengingatkan:
“Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain…” (QS. Al-Hujurat: 12).

Larangan ini bukan hanya moral pribadi, tapi panduan sosial. Karena masyarakat yang sibuk mengintai akan kehilangan rasa percaya. Kita hidup di masa di mana ghibah disebut update, tajassus disebut trending topic, dan riya dilabeli personal branding. Semua dibungkus dengan algoritma yang menghitung klik, bukan niat.

Algoritma bekerja seperti setan halus: ia tahu apa yang kita suka, lalu memberikannya terus tanpa henti. Ia memperkuat sisi paling lemah dalam diri manusia — rasa penasaran, iri, dan haus perhatian. Makin sering kita klik gosip, makin banyak gosip yang muncul di beranda.

Makin sering kita lihat drama, makin banyak drama ditawarkan. Itulah kapitalisme pengawasan — surveillance capitalism — yang dijelaskan Shoshana Zuboff (2019): sistem yang menjual perhatian manusia dengan cara menanamkan kebiasaan. Kepo bukan lagi sifat, tapi produk industri.

Dan tanpa sadar, kita semua sedang diternakkan oleh algoritma — bukan untuk berpikir, tapi untuk bereaksi. Ia tidak peduli kebenaran, ia hanya peduli keterlibatan (engagement). Semakin emosional respon kita, semakin sukses ia bekerja. Maka jangan heran, dunia digital kini dipenuhi marah, iri, dan debat tanpa makna. Kita pikir sedang berpendapat, padahal sedang dimanipulasi. Kita pikir bebas bersuara, padahal sedang dipelihara untuk tetap gaduh.

RELATED POSTS

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

Bandung, City of Memories

MORAL FATIGUE

Secara sosial, budaya kepoan ini menciptakan krisis ukhuwah. Kita tahu segalanya tentang orang lain, tapi tak benar-benar mengenalnya. Kita menilai tanpa menyapa, mengomentari tanpa memahami. Hubungan sosial kehilangan kedalaman, berganti dengan koneksi semu. Manusia bukan lagi makhluk sosial, tapi makhluk digital yang kesepian bersama-sama.

Dalam pandangan spiritual, ini adalah ujian adab. Imam Al-Ghazali pernah mengingatkan: “Orang yang sibuk mencari aib orang lain akan lupa membersihkan hatinya sendiri.”
Dan benar, di dunia maya hari ini, banyak yang sibuk memperbaiki citra, tapi lupa memperbaiki jiwa. Kita menata feed Instagram, tapi membiarkan hati berantakan. Kita membersihkan foto, tapi bukan dosa.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Subchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi
Berita Utama

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “
Berita Utama

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

13 Mar 2026 04:38
WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)
Berita Utama

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

11 Mar 2026 08:56
Bandung, City of Memories
Berita Utama

Bandung, City of Memories

2 Jan 2026 03:20
MORAL FATIGUE
Berita Utama

MORAL FATIGUE

25 Des 2025 17:36
THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)
Opini

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

19 Des 2025 07:52
Next Post
Tanpa Yamal, Barcelona Hadapi Tantangan Berat di Markas Newcastle

Lamine Yamal Siap Tempur, Barcelona Optimistis Jalani Laga El Clasico

Crystal Palace Tegas! Tak Ada Tekanan untuk Jual Adam Wharton ke Manchester United

Crystal Palace Tegas! Tak Ada Tekanan untuk Jual Adam Wharton ke Manchester United

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS:  Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS: Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

0
Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

0
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

0
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

0
Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS:  Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS: Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

15 Mar 2026 22:21
Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

15 Mar 2026 22:16
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

15 Mar 2026 22:09
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.