TERASJABAR.ID – Kerang memiliki berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan protein, vitamin, dan mineral yang cukup tinggi.
Jika diolah dan dikonsumsi dengan cara yang tepat, kerang dapat membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit, seperti anemia dan gangguan jantung.
Di Indonesia, jenis kerang sangat beragam, mulai dari kerang hijau, kerang darah, kerang kepah, kerang bambu, hingga abalone, yang masing-masing memiliki cita rasa dan tekstur berbeda.
Meski sering dianggap berbahaya karena dikaitkan dengan kandungan logam berat dan kolesterol, kerang tetap aman dikonsumsi selama pengolahannya benar dan porsinya tidak berlebihan.
Kerang merupakan sumber protein hewani yang baik, serta mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, zinc, selenium, omega-3, serta vitamin B6, B12, dan vitamin C.
Salah satu manfaat utama kerang adalah membantu mencegah anemia berkat kandungan zat besinya yang berperan dalam pembentukan sel darah merah.
Kandungan protein yang tinggi juga membuat kerang cocok dikonsumsi saat menjalani program penurunan berat badan karena memberikan rasa kenyang lebih lama dan meningkatkan metabolisme.
Selain itu, protein dalam kerang berperan penting dalam pembentukan serta penguatan otot.
Kerang juga membantu memperkuat sistem imun melalui kandungan protein, zinc, dan vitamin C.
Omega-3 dan vitamin B12 di dalamnya berperan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Nutrisi seperti vitamin A, C, zinc, dan omega-3 turut mendukung kesehatan mata, sementara kalsium, fosfor, dan magnesium membantu menjaga kekuatan tulang serta mencegah osteoporosis.
Agar tetap aman, kerang harus dicuci bersih dan dimasak hingga matang sempurna.
Konsumsi kerang sebaiknya dibatasi 1–2 porsi per minggu untuk menghindari risiko kesehatan akibat logam berat dan kolesterol berlebih.-***
















