TERASJABAR.ID – Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United kembali memunculkan tanda tanya besar.
Meski masih dipercaya sebagai kapten tim dan konsisten menampilkan performa impresif, gelandang asal Portugal itu justru semakin sering dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dari Old Trafford.
Pada bursa transfer musim panas lalu, Bruno sempat menolak tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi.
Sikap tersebut kala itu dipandang sebagai bentuk kesetiaannya kepada United, klub yang ia bela sejak 2020.
Namun, beberapa bulan berselang, situasinya berubah.
Dalam sebuah wawancara terbuka, Bruno melontarkan kritik terhadap manajemen yang dinilainya kurang berani mengambil keputusan besar, bahkan memberi sinyal bahwa klub tidak sepenuhnya menutup peluang melepas dirinya.
Kontrak Bruno memang masih berlaku hingga 2027, tetapi seiring bertambahnya usia, nilai pasarnya diperkirakan akan menurun.
Di sisi lain, kontribusinya di lapangan justru tetap berada di level tertinggi dan menjadikannya salah satu pemain paling konsisten di skuad Setan Merah.
Spekulasi kepindahan kian menguat dengan munculnya klausul rilis bernilai di bawah 60 juta poundsterling yang dinilai sangat menarik bagi klub-klub elite Eropa.
Pakar transfer Alex Crook bahkan memperkirakan peluang Bruno hengkang lebih besar dibanding bertahan.
Di usia 31 tahun, Bruno masih menjadi poros permainan United dengan torehan lebih dari 100 gol dan hampir 100 assist.
Kondisi ini membuat banyak pihak menilai manajemen seharusnya fokus mempertahankan sang kapten, bukan bersiap kehilangan figur sentral tim.-***

















