TERASJABAR.ID – Arus balik Lebaran 2026 pada H+8 atau Minggu (29/3/2026) sejak pagi hingga siang di kawasan Nagreg, Cicalengka, Rancaekek dan Cileunyi, Kabupaten Bandung, terpantau ramai lancar (ramlan).
Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat yang berasa di Pos Pelayanan Terpadu di Nagreg membenarkan arus balik di kawasan Nagreg dan Cicalengka sejak pagi tadi hingga siang ramai lancar.
“Ya, ramai lancar namun sejumlah petugas gabungan tetap bersiaga di lapangan,” ujar Ade.
Hal senada dikatatan Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung yang terlibat operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Sejak pagi hingga siang sejumlah titik di kawasan Nagreg dan Cicalengka lalu lintas ramai lancar, aman dan terkendali,” ujar Lilim.
Meski lalin ramai lancar, baik Ade Kompol Rahmat atau pun Iptu Lilim Walim tetap mengimbau para pengendara tetap berhati-hati, apalagi cuaca ekstrem.
“Kemarin ada longsor di kawasan Cibajeg Nagreg yang menutup badan jalan ada arus lalu lintas Bandung-Garut dan sebaliknya sempat lumpuh. Alhamdulillah saat ini sudah normal namun pengendara tetap hati-hati mengingat cuaca ekstrem,” ujar Ade Rahmat.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, sebanyak 26.660 kendaraan melintas dari arah Garut menuju Bandung pukul 00.00 hingga 08.00 WIB.
Berdasarkan pantauan di lapangan, volume kendaraan meningkat seiring momen arus balik dan libur panjang. Jalur Nagreg menuju Bandung didominasi kendaraan pribadi, bus dan sepeda motor.
Dishub mencatat sekitar 62% kendaraan yang melintas merupakan sepeda motor, baik pada arus mudik maupun arus balik.
Sempat terjadi perlambatan arus lalu lintas di kawasan Nagreg akibat penyempitan jalur menuju Cileunyi. Namun, kepadatan berhasil diurai oleh petugas gabungan dari kepolisian dan dinas perhubungan.
Petugas dari Ditlantas Polda Jabar dan Polresta Bandung terus bersiaga di titik-titik rawan kemacetan. Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sepenggal akan diberlakukan jika terjadi kepadatan signifikan pada puncak arus balik gelombang kedua.
Puncak arus balik gelombang pertama di Nagreg tercatat terjadi pada Selasa (24/3/2026), dengan jumlah kendaraan mencapai 149.030 unit menuju Bandung dan wilayah Jabodetabek.
Di prediksi hari ini menjadi puncak arus balik gelombang kedua, mengingat hari ini merupakan hari terakhir masa libur panjang lebaran 2026. Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan di lapangan guna menjaga kelancaran lalu lintas.










