Tanggung Jawab Kolektif
Momentum transformasi budaya kerja ini sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Menteri Mu’ti mengatakan, “Kami ingin memastikan bahwa perubahan ini justru memperkuat kualitas layanan pendidikan, bukan menguranginya. Di saat yang sama, ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mulai dari hal-hal sederhana—menghemat energi, menggunakan transportasi publik, dan membangun kebiasaan baru yang lebih baik.”
Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum, bersepeda, atau jalan kaki untuk menuju dan pulang dari sekolah.
Selain itu, ia juga mengimbau orang tua untuk tidak mengantarkan anaknya dengan kendaraan pribadi yang berlebihan. Serta, mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memfasilitasi jalur untuk pengendara sepeda dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya hemat energi.
Gerakan Indonesia ASRI di sekolah diharapkan mampu membangun kebiasaan positif seperti menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, serta penggunaan sumber daya secara efisien.
Lingkungan sekolah yang aman dan sehat tidak hanya mendukung proses pembelajaran yang optimal, tetapi juga membentuk karakter murid yang peduli terhadap lingkungan dan kualitas hidup.
“Kami percaya, dengan semangat gotong royong, ASN, satuan pendidikan, dan masyarakat bisa bergerak bersama. Inilah transformasi menuju masa depan—di mana kita tetap produktif, layanan tetap hadir, dan pendidikan bermutu dapat dirasakan oleh semua,” pungkasnya.***
Sumber: Kemendikdasmen
















