Kepala SMP Negeri 1 Gembong, Istiana, menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi sarana dan prasarana sekolahnya mengalami kerusakan yang cukup berat dan berdampak pada proses pembelajaran.
“Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan sekolah kami mengalami kerusakan dari lantai hingga atap. Saat hujan, air masuk ke ruang kelas sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu,” ujarnya.
Setelah dilakukan revitalisasi, ia menuturkan bahwa kondisi tersebut berubah secara signifikan dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi seluruh warga sekolah.
“Setelah revitalisasi, pembelajaran menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Siswa merasa lebih senang berada di sekolah, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif,” tambahnya.
Istiana juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan program revitalisasi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh sekolah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan berkualitas,” tuturnya.
Ia juga berharap program revitalisasi dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak satuan pendidikan di berbagai daerah.
“Kami berharap program ini dapat merata di seluruh Indonesia, sehingga seluruh peserta didik dapat belajar dengan aman tanpa kekhawatiran terhadap kondisi bangunan sekolah,” pungkasnya.
















