TERASJABAR.ID – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi seluruh pihak atas dedikasi dan upaya dalam memberikan layanan yang optimal kepada wisatawan, khususnya di Bali, sepanjang periode libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026.
“Kami mengapresiasi sekali untuk TNI, Polri, ASN, dan juga semua pelaku industri pariwisata yang telah memberi pelayanan yang sangat baik kepada wisatawan selama mereka berada di Bali pada liburan Lebaran dan liburan Nyepi,” katanya di sela-sela visitasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Menpar berharap layanan terbaik dapat terus diberikan di sisa periode libur Lebaran atau arus mudik yang masih akan berlangsung hingga akhir pekan. Termasuk di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu gerbang utama pariwisata nasional.
Dalam visitasi tersebut, Menpar memulai kunjungan dengan meninjau Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai. Didampingi General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, Menpar kemudian mengunjungi booth information (counter CS) untuk memastikan para petugas memberikan pelayanan prima dan inklusif bagi wisatawan yang memerlukan bantuan informasi.
Kemudian Menpar meninjau alur pelayanan di area self check-in dan gerai check-in Garuda Indonesia. Dari hasil pantauannya, Menpar mengapresiasi pihak pengelola atas upaya dalam mengurai kepadatan penumpang selama berlangsungnya periode arus balik.
Menpar juga berinteraksi langsung dan menyapa wisatawan yang sedang menunggu keberangkatan (domestik) untuk mendengar kesan dan pengalaman mereka selama berlibur di Bali, sekaligus memastikan kepuasan mereka terhadap fasilitas bandara.
Menpar kemudian meninjau Sarinah, etalase yang menghadirkan sederet produk lokal terkurasi mulai dari wastra, kerajinan, hingga kuliner UMKM yang bisa menjadi buah tangan. Selain Sarinah, Menpar juga mengunjungi tenant lainnya seperti Bali Banana dan Falala Chocolate Bali.
Peninjauan dilanjutkan ke Posko Siaga Idul Fitri yang berada di Terminal Kedatangan Domestik. Di sini, Menpar menerima data-data seputar jumlah penerbangan dan penumpang pra- dan pascalebaran.















