“Kami mendapat laporan, jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Bali melalui pintu masuk udara pada periode libur Lebaran (H-8 hingga H+3) sebesar 807.360 orang, meningkat 3,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk kunjungan wisatawan nusantara, saya mendengar adanya peningkatan jumlah penumpang 13,4 persen pada periode yang sama, atau sebesar 358.356 orang,” ujar Menpar.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menjelaskan bahwa berdasarkan data InJourney Airports per 26 Maret 2026, terdapat peningkatan jumlah penerbangan pada periode Lebaran tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Terutama pada periode yang sama (H-8 hingga H+3 libur Lebaran), total penerbangan domestik meningkat 13,5 persen menjadi sekitar 2.417 penerbangan, dengan peningkatan jumlah penumpang mencapai 13,4 persen atau sebesar 358.356 penumpang.
Kemudian, jumlah penerbangan domestik terbanyak terjadi pada H-4 (17 Maret 2026) Lebaran sebanyak 205 penerbangan dengan jumlah penumpang 32.337 dan H-3 (18 Maret 2026) Lebaran sebanyak 205 penerbangan dengan jumlah penumpang 31.657.
Nugroho menambahkan arus mudik masih berlangsung hingga kini dan perhitungan periode Lebaran akan ditutup pada 30 Maret 2026. Untuk pascalebaran pada H+2 (24 Maret 2026), terjadi kenaikan penerbangan domestik 23,3 persen menjadi 212 penerbangan dengan total penumpang 33.782.
“Untuk periode Lebaran nanti akan ditutup tanggal 30. Jadi untuk sementara H+2 adalah hari puncak arus balik untuk pesawat maupun untuk penumpang,” kata Nugroho.
Turut mendampingi Menpar, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto.***















