Menurut Erick, bangsa Indonesia secara individu tentunya mempunyai mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan secara individu.
Tetapi Menpora selalu menegaskan bahwa mimpi itu tidak akan menjadi kenyataan kalau kesehariannya tidak melakukan upaya dalam mewujudkannya.
“Artinya banyak individu Bangsa Indonesia wajib belajar pada kalian. Karena kalian tidak hanya bermimpi, tetapi saya yakin kesehariannya kalian kerjakan dengan fokus dan sungguh-sungguh menggapai mimpi itu,” tutur Menpora Erick.
Hal ini tercermin dari rata-rata prestasi kontingen Indonesia di ajang multievent yang meraih peringkat satu atau dua. Karena itu Menpora meyakini Indonesia bisa kembali meraih prestasi terbaik di Thailand dengan segala tantangan yang siap mengadang di depan.
“Walaupun tantangannya besar dari tuan rumah, atau dari Vietnam, pasti kalian akan meraih sebaik-baiknya. Apakah ranking tiga atau ranking dua, kita harus memberikan yang terbaik, kita coba dahulu. Jangan ketika melihat tuan rumah atau Vietnam, atau negara yang lain kita langsung gentar,” pesan Menpora Erick.
“Saya yakin dengan jerih payah dan mimpi yang tadi saya sampaikan, dengan keseharian yang kalian serius lakukan, kita bisa. Kita bisa. Kita bisa!” seru Menpora Erick disambut riuh para atlet.
Setelah pada tiga penyelenggaraan ASEAN Para Games sebelumnya Indonesia selalu berhasil keluar sebagai juara umum pesta olahraga untuk penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara ini.***
















