TERASJABAR.ID – Mual saat berolahraga merupakan keluhan yang cukup sering dialami dan bisa muncul tiba-tiba hingga mengganggu aktivitas fisik.
Kondisi ini bahkan dapat membuat seseorang menghentikan latihan sebelum mencapai target. Umumnya, mual terjadi pada pemula atau saat mencoba latihan dengan intensitas lebih tinggi.
Meski tidak berbahaya, hal ini tetap bisa menurunkan performa dan motivasi.
Salah satu penyebab utama adalah makan terlalu dekat dengan waktu olahraga, terutama makanan berat, berlemak, atau pedas.
Saat tubuh mulai aktif, aliran darah lebih banyak menuju otot, sehingga proses pencernaan melambat dan memicu rasa tidak nyaman hingga mual.
Selain itu, dehidrasi juga berperan besar karena tubuh kekurangan cairan, sehingga sirkulasi darah dan pengaturan suhu terganggu.
Latihan dengan intensitas terlalu tinggi tanpa persiapan juga bisa menjadi pemicu. Tubuh yang belum terbiasa akan mengalami “kejutan”, sehingga aliran darah ke sistem pencernaan berkurang drastis.
Gerakan tertentu, seperti banyak membungkuk atau latihan perut berlebihan, juga dapat menekan organ pencernaan dan meningkatkan risiko mual.
Faktor lain seperti suhu tubuh yang terlalu panas (overheat) serta kadar gula darah rendah juga dapat menyebabkan kondisi ini.
Cara Mengatasi dan Mencegah
Untuk mencegah mual, sebaiknya makan 1,5–3 jam sebelum olahraga dengan menu seimbang dan hindari makanan berat.
Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik, lakukan pemanasan, dan tingkatkan intensitas latihan secara bertahap.
Gunakan pakaian yang nyaman serta hindari gerakan yang memberi tekanan berlebih pada perut.
Jika mual muncul, segera berhenti, beristirahat di tempat sejuk, dan atur napas hingga kondisi membaik.
Dengan persiapan yang tepat, olahraga akan terasa lebih nyaman dan optimal.-***















