terasjabar.id
Minggu, 8 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 8 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot Mangkrak, Muncul Spanduk yang Sentil KDM

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
8 Feb 2026 17:00
in Berita Utama, Bandung Raya
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot Mangkrak, Muncul Spanduk yang Sentil KDM

Spanduk sekitar lokasi proyek Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot

TERASJABAR.ID – Proyek pembangunan Jembatan Dayeuhkolot, Kab. Bandung kembali jadi sorotan dan kritik publik. Bertahun-tahun tak kunjung rampung, jembatan vital penghubung aktivitas ribuan warga itu, kini “diadili” langsung oleh masyarakat lewat spanduk-spanduk bernada sindiran yang terpasang mencolok di sekitar lokasi proyek.

Spanduk tersebut bukan sekadar ekspresi emosional, melainkan alarm keras atas akumulasi kekecewaan warga terhadap proyek infrastruktur yang dinilai mandek, tanpa kejelasan arah dan kepastian penyelesaian.

ADVERTISEMENT

Tulisan-tulisan seperti “Bukan kurang anggaran, tapi kurang kepedulian” dan “Tahun silih berganti, jembatan tetap mangkrak” menjadi simbol kritik terbuka terhadap Pemprov Jabar yang dianggap gagal menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan proyek strategis tersebut.

Sorotan publik kian tajam setelah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyatakan, pembangunan Jembatan Dayeuhkolot merupakan kewenangan Pemprov Jabar dan telah masuk dalam anggaran tahun 2026. Pernyataan itu disampaikan melalui akun media sosial resminya, @dedimulyadi71, pada Sabtu (7/2/2026).

Namun alih-alih meredam kritik, pernyataan tersebut justru memantik pertanyaan mendasar di tengah masyarakat: jika kewenangan jelas dan anggaran sudah tersedia, mengapa jembatan ini masih terbengkalai?

KDM kemudian mengungkap adanya perubahan konsep pembangunan. Awalnya, proyek jembatan dirancang dengan anggaran sekitar Rp60 miliar. Namun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) meminta jembatan ditinggikan demi kepentingan teknis pengendalian banjir, sehingga kebutuhan anggaran melonjak hingga sekitar Rp100 miliar.

Secara teknis, alasan tersebut dinilai rasional. Namun publik menilai persoalan ini seharusnya bisa diantisipasi sejak tahap perencanaan awal. Perubahan desain di tengah jalan justru memperlihatkan lemahnya perencanaan dan minimnya sinkronisasi antarinstansi pemerintah.

RELATED POSTS

Berlubang dan Kerap Banjir, Pemprov Jabar Didesak Jangan Tunggu Korban Lagi

Strategi Pengendalian Banjir Dayeuhkolot Terkendala Bangunan Liar

Kolaborasi Pentahelix–PRIMA, Saluran Drainase Dayeuhkolot Dinormalisasi

Pentahelix Dayeuhkolot dan BBWS Bahas Strategi

Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

Akibat tarik-menarik kewenangan dan revisi konsep, masyarakat kembali menjadi pihak yang paling dirugikan—terjebak kemacetan, risiko keselamatan, serta terhambatnya aktivitas ekonomi dan sosial.
Masalah lain yang tak kalah krusial adalah pembebasan lahan yang belum tuntas.

Persoalan klasik ini kembali muncul, seolah pemerintah tak pernah belajar dari kegagalan proyek-proyek sebelumnya yang terhambat oleh problem serupa.
Bagi warga Dayeuhkolot, proyek ini bukan lagi semata soal pembangunan fisik jembatan. Ini adalah soal komitmen, keberpihakan, dan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar rakyat.

Jembatan Dayeuhkolot merupakan akses vital yang memengaruhi mobilitas harian warga, distribusi ekonomi, akses pendidikan, hingga keselamatan pengguna jalan. Setiap penundaan memiliki konsekuensi nyata di lapangan.

Spanduk-spanduk sindiran yang kini terpampang menjadi penanda bahwa kesabaran publik memiliki batas. Warga menuntut lebih dari sekadar klarifikasi di media sosial—mereka menunggu kepastian jadwal, transparansi anggaran, serta target penyelesaian yang jelas dan terukur.

Pemprov Jabar kini berada di bawah sorotan. Bukan lagi soal narasi atau pembelaan, melainkan pembuktian melalui progres nyata di lapangan.
Jika tidak, jembatan Dayeuhkolot berisiko kembali dicatat sebagai monumen janji pembangunan yang gagal ditepati, sekaligus cermin rapuhnya tata kelola proyek publik di Jabar.*

Tags: DayeuhkolotMangkrakmuncul spandukPembangunan Jembatan
ShareTweetSend

Related Posts

Berlubang dan Kerap Banjir, Pemprov Jabar Didesak Jangan Tunggu Korban Lagi
Berita Utama

Berlubang dan Kerap Banjir, Pemprov Jabar Didesak Jangan Tunggu Korban Lagi

5 Feb 2026 19:55
Strategi Pengendalian Banjir Dayeuhkolot Terkendala Bangunan Liar
Berita Utama

Strategi Pengendalian Banjir Dayeuhkolot Terkendala Bangunan Liar

4 Feb 2026 10:58
Kolaborasi Pentahelix–PRIMA, Saluran Drainase Dayeuhkolot Dinormalisasi
News

Kolaborasi Pentahelix–PRIMA, Saluran Drainase Dayeuhkolot Dinormalisasi

25 Jan 2026 18:11
Pentahelix Dayeuhkolot dan BBWS Bahas Strategi
News

Pentahelix Dayeuhkolot dan BBWS Bahas Strategi

12 Jan 2026 21:03
Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir
Berita Utama

Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

4 Jan 2026 15:03
Fokus Tangani Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Masyarakat Kerja Bakti Massal
Bandung Raya

Fokus Tangani Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Masyarakat Kerja Bakti Massal

26 Des 2025 05:53

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tabrakan Beruntun di Al Jawami Cileunyi Makan Korban Jiwa, Kader Posyandu Akhirnya Meninggal

Tabrakan Beruntun di Al Jawami Cileunyi Makan Korban Jiwa, Kader Posyandu Akhirnya Meninggal

4 Feb 2026 13:36
Motornya Jatuh, Delia Tewas Tergilas Kontainer di Dayeuhkolot

Motornya Jatuh, Delia Tewas Tergilas Kontainer di Dayeuhkolot

3 Feb 2026 22:20
Waduh, Ada Macan Tutul Muncul di Pasar Maruyung Pacet, 2 Warga Jadi Korban

Waduh, Ada Macan Tutul Muncul di Pasar Maruyung Pacet, 2 Warga Jadi Korban

5 Feb 2026 11:59
Tebar Benih Melalui Pesawat di Arjasari Menuai Protes, Kades Arjasari : Rumah Rusak, Bupati Harus Ganti Rugi

Tebar Benih Melalui Pesawat di Arjasari Menuai Protes, Kades Arjasari : Rumah Rusak, Bupati Harus Ganti Rugi

31 Jan 2026 18:05
Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot Mangkrak, Muncul Spanduk yang Sentil KDM

Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot Mangkrak, Muncul Spanduk yang Sentil KDM

0
Bangunan Tempat Usaha Laundry di Jalan Sederhana Bandung Diamuk Api

Bangunan Tempat Usaha Laundry di Jalan Sederhana Bandung Diamuk Api

0
Fakir Miskin dan Anak Terlantar Dipelihara Oleh Negara

Fakir Miskin dan Anak Terlantar Dipelihara Oleh Negara

0
Baleg DPR Dorong Penguatan Legislasi Lewat Kolaborasi Akademisi

Baleg DPR Dorong Penguatan Legislasi Lewat Kolaborasi Akademisi

0
Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot Mangkrak, Muncul Spanduk yang Sentil KDM

Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot Mangkrak, Muncul Spanduk yang Sentil KDM

8 Feb 2026 17:00
Fakir Miskin dan Anak Terlantar Dipelihara Oleh Negara

Fakir Miskin dan Anak Terlantar Dipelihara Oleh Negara

8 Feb 2026 16:49
Bangunan Tempat Usaha Laundry di Jalan Sederhana Bandung Diamuk Api

Bangunan Tempat Usaha Laundry di Jalan Sederhana Bandung Diamuk Api

8 Feb 2026 16:45
Baleg DPR Dorong Penguatan Legislasi Lewat Kolaborasi Akademisi

Baleg DPR Dorong Penguatan Legislasi Lewat Kolaborasi Akademisi

8 Feb 2026 16:18
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.