Di kawasan Cikarang Barat, proyek dibangun di atas lahan seluas 7.700 meter persegi dengan rencana pembangunan 60 unit rumah dan 9 unit ruko. Hingga saat ini, sebanyak 34 unit rumah telah selesai dibangun.
Sedangkan di kawasan Cikarang Pusat, proyek akan dibangun di atas lahan 9.000 meter persegi dengan total 78 unit rumah.
Agus mengatakan, pembangunan hunian tersebut melibatkan kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk PLN dan BRI. Salah satunya melalui pemanfaatan residu limbah PLTU batu bara sebagai bahan modul perumahan untuk menekan biaya pembangunan.
Agus berharap program hunian ASN tersebut dapat terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat melalui program pembangunan dan bedah rumah di berbagai daerah.***
Sumber: Diskominfo Kab. Bekasi

















