Ia juga mengingatkan penerima manfaat bansos agar menggunakan bantuan secara bijak sesuai peruntukannya.
Selain itu, Mensos mendorong partisipasi dalam program pemberdayaan agar keluarga penerima manfaat dapat lebih mandiri.
“Kami mengajak secara bertahap mari kita juga ikut dalam program pemberdayaan sosial sehingga keluarga-keluarga penerima manfaat ke depan akan lebih mandiri sebagaimana harapan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan pihaknya terus melakukan konsolidasi data untuk pemutakhiran DTSEN. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan penyaluran bansos triwulan II.
“Tadi kami (juga) melakukan konsolidasi data untuk persiapan dari DTSEN yang harus kami serahkan di versi triwulan II 2026. Untuk kemudian nanti menjadi basis bagi Pak Mensos menyalurkan Bansos di triwulan kedua,” kata Amalia.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos Joko Widiarto, Direktur Sistem Informasi Statistik BPS Joko Parmiyanto, Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Budi Setiawan, dan pejabat terkait lainnya.***
Sumber: Kementerian Sosial
















