TERASJABAR.ID – Istilah “usus kotor” memang bukan istilah medis, tetapi sering digunakan untuk menggambarkan pencernaan yang tidak bekerja optimal akibat kurang serat, minim asupan cairan, atau jarang bergerak.
Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut dan berpotensi memicu gangguan kesehatan lainnya bila dibiarkan.
Untuk mencegah dan mengatasinya, konsumsi buah-buahan tertentu bisa menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
Buah seperti pepaya, apel, pisang, pir, alpukat, buah naga, jeruk, dan kiwi dikenal mampu mendukung fungsi pencernaan.
Kandungan serat di dalamnya membantu melunakkan tinja, meningkatkan volume feses, serta merangsang gerakan usus agar proses buang air besar lebih lancar.
Beberapa buah juga mengandung enzim alami dan prebiotik yang mendukung keseimbangan bakteri baik di usus.
Meski bermanfaat, konsumsi buah pembersih usus kotor tidak dimaksudkan sebagai pengganti pengobatan medis untuk penyakit pencernaan tertentu.
Buah sebaiknya dikonsumsi secara bertahap, dalam kondisi segar, dan utuh agar manfaat seratnya maksimal. Hindari konsumsi berlebihan karena dapat memicu kembung atau diare.
Agar hasilnya optimal, imbangi dengan minum air putih yang cukup, mengonsumsi makanan berserat lain, serta rutin berolahraga.
Jika keluhan sembelit berlangsung lama atau disertai gejala serius, pemeriksaan medis tetap diperlukan.-***
















