Namun, Sportsmole juga menyoroti bahwa Indonesia bukan lawan yang bisa diremehkan begitu saja. Performa Skuad Garuda yang impresif, seperti hasil imbang melawan Arab Saudi pada September 2024, menunjukkan adanya peningkatan kualitas signifikan.
Program naturalisasi yang membawa pemain seperti Jay Idzes, Thom Haye, dan Maarten Paes ke dalam tim telah meningkatkan daya saing Indonesia. Meski begitu, Sportsmole menilai bahwa Australia masih memiliki keunggulan dalam hal kedalaman skuad dan pengalaman di laga tandang.
Kunci Kemenangan Indonesia: Kolektivitas dan Kejutan
Meskipun prediksi Sportsmole condong kepada kemenangan Australia, ada celah yang bisa dimanfaatkan Indonesia untuk membalikkan keadaan.
Pelatih Timnas Indonesia, yang kini dipimpin oleh Patrick Kluivert (menggantikan Shin Tae-yong dalam narasi terbaru), diyakini akan mengandalkan permainan kolektif dan serangan balik cepat.
- Menaker: BLK Disiapkan Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis
- Tiket H-3 dan H-2 Lebaran Masih Tersedia, KAI Imbau Pelanggan Rencanakan Perjalanan Sejak Dini
- Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari ke-10, Tujuh Jasad Ditemukan, Total 83 Korban Sudah Dievakuasi
- TPT di Pasirjambu Longsor, Tiga Rumah Terancam Ambruk
- IHSG Ditutup Anjlok 406,88 Poin ke Posisi 7.922,73 Sore Hari Ini Senin 2 Februari 2026
Pemain seperti Rafael Struick dan Marselino Ferdinan bisa menjadi ancaman nyata jika mampu memanfaatkan celah di lini belakang Australia, yang terkadang rentan saat menghadapi tim dengan kecepatan tinggi.
















