terasjabar.id
Rabu, 11 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Refleksi Akhir Tahun IKA UIN SGD Bandung: Merawat Agama, Pendidikan, dan Alam

Herman by Herman
26 Des 2025 06:36
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Refleksi Akhir Tahun IKA UIN SGD Bandung: Merawat Agama, Pendidikan, dan Alam

Drs. H. Cucu Sutara, MM (Ketua Umum PP IKA UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Menjelang akhir tahun 2025, refleksi atas dinamika agama di ruang publik Indonesia menjadi keniscayaan intelektual sekaligus tanggung jawab moral. Secara sosiologis, agama masih menjadi salah satu kekuatan simbolik paling berpengaruh dalam membentuk identitas, solidaritas, dan orientasi tindakan sosial masyarakat. Namun, dalam konteks modernitas yang ditandai oleh polarisasi politik, fragmentasi sosial, dan kompetisi identitas, agama kerap direduksi menjadi alat legitimasi kepentingan sempit.

ADVERTISEMENT

Fenomena ini tidak hanya menggerus makna etik agama, tetapi juga berpotensi melemahkan kohesi sosial yang menjadi fondasi kebangsaan Indonesia.

Dari perspektif ekologis, krisis lingkungan yang semakin nyata, mulai dari degradasi alam, bencana ekologis, hingga ketimpangan akses sumber daya, menunjukkan keterputusan relasi manusia dengan alam. Di sinilah ekoteologi yang digagas Kemenag RI menemukan relevansinya.

Agama tidak lagi cukup diposisikan sebagai urusan ritual dan simbolik, melainkan harus hadir sebagai kesadaran kosmik yang menempatkan manusia sebagai penjaga (khalifah) alam. Ekoteologi menawarkan kerangka etis yang mengintegrasikan iman, ilmu pengetahuan, dan tanggung jawab ekologis, sehingga keberagamaan menjadi praksis perawatan kehidupan, bukan justru menjadi alat legitimasi dalam mengeksploitasi alam.

Sementara itu, dari sudut pandang filosofis, tantangan keberagamaan hari ini terletak pada upaya mengembalikan agama pada horizon makna terdalamnya, yakni nilai cinta, kebijaksanaan, dan keadilan, terutama dalam relasi antara sesama manusia dan alam. Dalam konteks moralitas, agama pada hakikatnya hadir bukan untuk mengeraskan batas identitas, melainkan untuk membimbing manusia menuju kehidupan yang bermakna dan bertanggung jawab. Ketika agama terlepas dari dimensi etis dan reflektifnya, maka akan berisiko terjadinya reduksi makna menjadi sekadar simbol, slogan, atau bahkan alat legitimasi keserakahan dan kekuasaan yang eksploitatif.

RELATED POSTS

Geliat Ekonomi 2026 Diprediksi Membaik Asal APBN Dibelanjakan Langsung ke Masyarakat

Rachel yang Tewas Laka Lantas di Bundaran Cibiru Ternyata Mahasiswi UIN SGD Bandung

Ini Sosok Ketua IKA UIN Bandung yang Bikin Gebrakan untuk Alumni

PSAK-Indonesia Minta Gubernur Tak Kaitkan Penerima Bansos dengan Vasektomi, Baiknya Fokus ke Kualitas Penduduk

Cucu Sutara Ajak Generasi Muda Jadi Pengusaha

Page 1 of 3
123Next
Tags: cucu sutaraUIN SGD
ShareTweetSend

Related Posts

Cucu Sutara
Berita Utama

Geliat Ekonomi 2026 Diprediksi Membaik Asal APBN Dibelanjakan Langsung ke Masyarakat

28 Des 2025 16:34
Rachel yang Tewas Laka Lantas di Bundaran Cibiru Ternyata Mahasiswi UIN SGD Bandung
News

Rachel yang Tewas Laka Lantas di Bundaran Cibiru Ternyata Mahasiswi UIN SGD Bandung

25 Okt 2025 13:18
Ini Sosok Ketua IKA UIN Bandung yang Bikin Gebrakan untuk Alumni
Bandung Raya

Ini Sosok Ketua IKA UIN Bandung yang Bikin Gebrakan untuk Alumni

22 Jun 2025 08:49
PSAK-Indonesia Minta Gubernur Tak Kaitkan Penerima Bansos dengan Vasektomi, Baiknya Fokus ke Kualitas Penduduk
Berita Utama

PSAK-Indonesia Minta Gubernur Tak Kaitkan Penerima Bansos dengan Vasektomi, Baiknya Fokus ke Kualitas Penduduk

7 Mei 2025 13:53
Cucu Sutara
Ekonomi

Cucu Sutara Ajak Generasi Muda Jadi Pengusaha

19 Mar 2025 06:39
Next Post
Tebing Longsor dan Pohon Tumbang di  Cadas Pangeran Masih dalam Penanganan

Tebing Longsor dan Pohon Tumbang di Cadas Pangeran Masih dalam Penanganan

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 11 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 26 Desember 2025: Ada Galeri 24 dan UBS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Waduh, Ada Macan Tutul Muncul di Pasar Maruyung Pacet, 2 Warga Jadi Korban

Waduh, Ada Macan Tutul Muncul di Pasar Maruyung Pacet, 2 Warga Jadi Korban

5 Feb 2026 11:59
Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

9 Feb 2026 11:41
Viral, Satpam Kadin Jabar Gajinya Belum Dibayar 8 Bulan

Viral, Satpam Kadin Jabar Gajinya Belum Dibayar 8 Bulan

5 Feb 2026 23:44
Tabrakan Beruntun di Al Jawami Cileunyi Makan Korban Jiwa, Kader Posyandu Akhirnya Meninggal

Tabrakan Beruntun di Al Jawami Cileunyi Makan Korban Jiwa, Kader Posyandu Akhirnya Meninggal

4 Feb 2026 13:36
AC Milan Sepakati Transfer Mateta €30 Juta, Pemain Pilih San Siro

Gagal Tes Medis, Transfer Jean-Philippe Mateta ke AC Milan Resmi Batal

0
Seribuan Orang Hadiri Tausiyah Ustadz Maulana, Pesanya Menyentuh Hati Mengingatkan Pentingnya Kebersamaan 

Seribuan Orang Hadiri Tausiyah Ustadz Maulana, Pesanya Menyentuh Hati Mengingatkan Pentingnya Kebersamaan 

0
PADA SEPOTONG SENJA

PADA SEPOTONG SENJA

0
Konser 80 Dekade Rhoma Irama, Munculnya Penerus Tahta Musik Dangdut Indonesia

Konser 80 Dekade Rhoma Irama, Munculnya Penerus Tahta Musik Dangdut Indonesia

0
AC Milan Sepakati Transfer Mateta €30 Juta, Pemain Pilih San Siro

Gagal Tes Medis, Transfer Jean-Philippe Mateta ke AC Milan Resmi Batal

11 Feb 2026 01:17
Seribuan Orang Hadiri Tausiyah Ustadz Maulana, Pesanya Menyentuh Hati Mengingatkan Pentingnya Kebersamaan 

Seribuan Orang Hadiri Tausiyah Ustadz Maulana, Pesanya Menyentuh Hati Mengingatkan Pentingnya Kebersamaan 

10 Feb 2026 23:58
PADA SEPOTONG SENJA

PADA SEPOTONG SENJA

10 Feb 2026 23:00
Konser 80 Dekade Rhoma Irama, Munculnya Penerus Tahta Musik Dangdut Indonesia

Konser 80 Dekade Rhoma Irama, Munculnya Penerus Tahta Musik Dangdut Indonesia

10 Feb 2026 20:57
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.