1. Gambir – Yogyakarta: 11.567 pelanggan
2. Gambir – Semarang Tawang: 10.143 pelanggan
3. Pasarsenen – Lempuyangan: 8.211pelanggan
4. Gambir – Purwokerto: 7.387 pelanggan
5. Pasarsenen – Kutoarjo: 7.221 pelanggan
6. Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 6.502 pelanggan
7. Pasarsenen – Purwokerto: 6.482 pelanggan
8. Gambir – Surabaya Pasar Turi: 6.273 pelanggan
9. Gambir – Cirebon: 6.227 pelanggan
10. Yogyakarta– Gambir: 6.220 pelanggan
Seiring meningkatnya minat masyarakat, KAI juga menyiapkan langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.
Rencana pengoperasian kereta api tambahan tengah dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan sesuai kesiapan operasional.
Pemeriksaan sarana perkeretaapian, mulai dari lokomotif hingga rangkaian kereta, dilakukan secara berkala untuk memastikan layanan berjalan optimal selama masa mudik dan balik.
Dari sisi layanan, sistem ticketing KAI dijalankan secara transparan dan terkontrol. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama.
Proses boarding didukung pemanfaatan teknologi face recognition serta pembatasan transaksi per kode booking agar tiket digunakan oleh pelanggan yang berhak.
KAI juga menerapkan pengaturan khusus untuk pemesanan tiket rombongan. Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia, dengan prioritas utama diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan berbagai instansi.
“Kami berupaya menjaga agar perjalanan mudik Lebaran berlangsung tertib, aman, dan nyaman. Dengan perencanaan sejak dini, masyarakat dapat menikmati perjalanan Lebaran 2026 bersama kereta api dengan lebih tenang,” tutup Anne.***
















