TERASJABAR.ID – Teh hijau kerap menjadi pilihan minuman andalan bagi banyak orang yang sedang menjalani program diet.
Jika dikombinasikan dengan olahraga teratur serta pola hidup sehat, teh hijau dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan sehingga tubuh tampak lebih ramping.
Namun, agar manfaatnya optimal, penting untuk mengetahui cara mengonsumsi teh hijau yang tepat.
Sejak ribuan tahun lalu, teh hijau dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki efek menenangkan dan mampu membantu meredakan stres serta kecemasan.
Selain itu, sejumlah penelitian awal menunjukkan bahwa kebiasaan minum teh hijau secara rutin berpotensi menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, osteoporosis, penyakit jantung, hingga stroke, terutama bila dibarengi dengan gaya hidup sehat.
Teh hijau juga populer sebagai minuman pendukung diet karena rendah kalori dan kaya akan antioksidan.
Tidak melalui proses fermentasi membuat teh hijau mengandung katekin dalam jumlah tinggi, yaitu senyawa yang berperan dalam meningkatkan pembakaran lemak, terutama saat berolahraga.
Selain itu, kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) di dalamnya dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh dan merangsang proses pemecahan lemak, sehingga energi tetap terbakar bahkan saat tubuh beristirahat.
Kandungan kafein dalam teh hijau juga diketahui dapat membantu mengendalikan nafsu makan, sehingga mendukung proses penurunan berat badan jika disertai pola makan seimbang.
Meski demikian, teh hijau tidak dapat dijadikan satu-satunya cara untuk diet.
Konsumsinya sebaiknya dilakukan tanpa gula, diminum di pagi hari atau sebelum olahraga, serta diiringi dengan asupan makanan bergizi, cukup minum air putih, dan olahraga rutin.
Untuk keamanan, pilih produk teh hijau murni dan konsultasikan dengan dokter bila memiliki kondisi kesehatan tertentu.-***

















