terasjabar.id
Selasa, 24 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 24 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sampah Pasar Gedebage Disulap Jadi Pupuk Organik, Produksi Ribuan Ton Siap Dukung Pertanian Bandung

Tiah SM by Tiah SM
23 Des 2025 16:36
in Berita Utama, Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Sampah Pasar Gedebage Disulap Jadi Pupuk Organik, Produksi Ribuan Ton Siap Dukung Pertanian Bandung

Direktur Utama CV Prosignal Karya Lestari, Aldy Ridwansyah serahkan 2 ton pupuk gratis ke Pemkot Bandung, Selasa (23122025)

RELATED POSTS

Sampah Darurat Tiga Hari, Farhan Minta Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat

Sampah Berserakan di Aatas Trotoar, Mencemari Sudut Kota Kuningan

Putri Karlina: Mengolah Sampah Mulailah dari Diri Sendiri

Duh, Kuota Habis ke TPA Sarimukti, Sampah di Kab. Bandung Menumpuk, Termasuk di Garasi DLH

Volume Sampah di TPS Desa Pangkalan Semakin Menggunung

TERASJABAR.ID – Kebutuhan pupuk organik untuk sektor pertanian di Kota Bandung sejatinya tidak perlu lagi menjadi persoalan. Di Pasar Gedebage, sampah organik justru diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui teknologi ramah lingkungan tanpa bahan kimia.
Pengolahan sampah ini dilakukan oleh CV Prosignal Karya Lestari dengan memanfaatkan teknologi biodigester dan bio-drying. Setiap harinya, sedikitnya 20 hingga 25 ton sampah organik dari aktivitas Pasar Gedebage mampu diolah menjadi berbagai produk turunan, mulai dari kompos padat, kompos cair, hingga olahan sabut kelapa.
Direktur Utama CV Prosignal Karya Lestari, Aldy Ridwansyah, mengatakan sampah yang selama ini menjadi masalah justru bisa menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan tepat.
“Pengolahan kami sepenuhnya tanpa bahan kimia. Mikroba alami digunakan untuk mempercepat fermentasi. Bahkan air hasil prosesnya aman dimanfaatkan sebagai pupuk cair atau dilepas ke lingkungan,” ujar Aldy saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (23/12/2025).
Aldy menjelaskan, produksi sampah organik dari Pasar Gedebage berkisar 4 hingga 6 ton per hari, dan bisa meningkat jika ditambah limbah sayur, buah, maupun sabut kelapa. Seluruh sampah tersebut ditangani tanpa proses insinerasi, sehingga lebih ramah lingkungan.
Sejak Juni hingga Desember 2025, pihaknya telah mengolah sekitar 3.000 ton sampah. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.700 ton telah menjadi produk olahan, sementara 1.300 ton lainnya masih berupa tumpukan kompos yang belum terserap pasar.
“Kami sangat berharap ada kolaborasi dengan Pemkot Bandung, khususnya dinas terkait seperti DKPP, DPKP, dan DLH. Hilirisasi ini penting karena output pengolahan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah,” tegasnya.
Sebagai langkah awal kerja sama, Aldy menyerahkan dua ton pupuk organik secara gratis kepada Pemerintah Kota Bandung.
“Saya senang Diskominfo Kota Bandung merespons positif peluang kerja sama ini. Untuk awal, kami serahkan pupuk gratis agar bisa dimanfaatkan langsung,” ujarnya.
Saat ini, penyerapan kompos rata-rata baru mencapai sekitar tujuh ton per hari, jauh dari kapasitas ideal. Menurut Aldy, sistem pengolahan ideal seharusnya berjalan seimbang.
“Kalau hari ini masuk 25 ton sampah, diproses 25 ton, maka keluar juga 25 ton. Dengan begitu, penumpukan bisa dihindari,” jelasnya.
Untuk mengatasi penumpukan, Prosignal Karya Lestari membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dan petani untuk memanfaatkan kompos, bahkan secara gratis pada tahap uji coba.
“Kami persilakan siapa saja yang ingin mengambil. Gratis dulu, agar kualitasnya bisa dicoba langsung,” kata Aldy.
Ia memastikan kompos hasil olahan mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfat, dan kalium, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
“Untuk tanaman buah, kadar kalium bisa ditingkatkan. Sayuran lebih membutuhkan nitrogen, sementara tanaman keras butuh fosfat. Semua bisa kami sesuaikan,” paparnya.
Meski relatif aman dan tidak mencemari lingkungan, keterbatasan lahan operasional seluas 1.500 meter persegi membuat penumpukan kompos menjadi tantangan serius.
“Kompos yang menumpuk memang tidak berbahaya, bahkan makin lama makin subur. Tapi karena lahan terbatas, hilirisasi harus segera didorong,” ujarnya.
Aldy berharap pengolahan sampah di Pasar Gedebage dapat menjadi proyek percontohan nasional. Sejumlah lembaga nasional dan internasional seperti Bappenas, Kementerian Investasi, hingga Global Green Growth Institute (GGGI) telah berkunjung untuk melihat langsung proses pengolahan.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah kota maupun provinsi. Yang terpenting ada kepastian penyerapan, agar pengolahan sampah benar-benar memberi manfaat maksimal bagi lingkungan dan pertanian,”.ujar Aldy.
Tags: Jadi Pupuk OrganikPasar Gedebagesampah
ShareTweetSend

Related Posts

Sampah Darurat Tiga Hari,  Farhan Minta Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat
Berita Utama

Sampah Darurat Tiga Hari, Farhan Minta Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat

21 Mar 2026 12:55
Sampah Berserakan di Aatas Trotoar, Mencemari Sudut Kota Kuningan
Daerah

Sampah Berserakan di Aatas Trotoar, Mencemari Sudut Kota Kuningan

19 Mar 2026 17:36
Putri Karlina: Mengolah Sampah Mulailah dari Diri Sendiri
Daerah

Putri Karlina: Mengolah Sampah Mulailah dari Diri Sendiri

16 Mar 2026 05:40
Duh, Kuota Habis ke TPA Sarimukti, Sampah di Kab. Bandung Menumpuk, Termasuk di Garasi DLH
Bandung Raya

Duh, Kuota Habis ke TPA Sarimukti, Sampah di Kab. Bandung Menumpuk, Termasuk di Garasi DLH

10 Mar 2026 16:43
Volume Sampah di TPS Desa Pangkalan Semakin Menggunung
Berita Utama

Volume Sampah di TPS Desa Pangkalan Semakin Menggunung

5 Mar 2026 21:15
Mendiktisaintek Dorong Pemanfaatan Maggot untuk Atasi Masalah Sampah
News

Mendiktisaintek Dorong Pemanfaatan Maggot untuk Atasi Masalah Sampah

1 Mar 2026 15:13
Next Post
Diduga Ribut Usai Nonton Kuda Renggong, Pemuda Tewas Penuh Luka Tusukan di Rancaekek

Diduga Ribut Usai Nonton Kuda Renggong, Pemuda Tewas Penuh Luka Tusukan di Rancaekek

Peringati Hari Ibu 2025, BIPEKA PKS Kota Bandung Dorong Aksi Nyata untuk Keluarga Tangguh dan Kepedulian Sosial

Peringati Hari Ibu 2025, BIPEKA PKS Kota Bandung Dorong Aksi Nyata untuk Keluarga Tangguh dan Kepedulian Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA, PT Indofood Padalarang Bandung Adakan Loker Admin!

Buat Lulusan SMA, PT Indofood Padalarang Bandung Adakan Loker Admin!

19 Mar 2026 14:50
Ketua Kadin Karawang Emay Ahmad Maehi Meninggal Dunia

Ketua Kadin Karawang Emay Ahmad Maehi Meninggal Dunia

22 Mar 2026 17:56
Self Love dalam Nada: 7 Lagu Barat yang Bikin Kamu Lebih Menghargai Diri Sendiri

Self Love dalam Nada: 7 Lagu Barat yang Bikin Kamu Lebih Menghargai Diri Sendiri

4 Agu 2025 06:00
Ada 2 Posisi! Cititex Kopo Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Ada 2 Posisi! Cititex Kopo Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

23 Mar 2026 16:39
Ayah dan Anak  Ditemukan Tewas Terseret Arus Pantai Ujunggenteng Sukabumi, 1 Masih Dicari

Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Terseret Arus Pantai Ujunggenteng Sukabumi, 1 Masih Dicari

0
“Perda Kesejahteraan Sosial, Perkuat Pengawasan dan Standarisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial “

“Perda Kesejahteraan Sosial, Perkuat Pengawasan dan Standarisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial “

0
Juventus Dikecam Media Italia Usai Dipermalukan Como

Sejarah Baru Como: Menuju Liga Champions dengan Kendala Finansial dan Infrastruktur

0
AC Milan Siap Tolak Tawaran Chelsea untuk Strahinja Pavlovic

AC Milan Siap Tolak Tawaran Chelsea untuk Strahinja Pavlovic

0
Ayah dan Anak  Ditemukan Tewas Terseret Arus Pantai Ujunggenteng Sukabumi, 1 Masih Dicari

Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Terseret Arus Pantai Ujunggenteng Sukabumi, 1 Masih Dicari

24 Mar 2026 10:41
“Perda Kesejahteraan Sosial, Perkuat Pengawasan dan Standarisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial “

“Perda Kesejahteraan Sosial, Perkuat Pengawasan dan Standarisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial “

24 Mar 2026 09:18
Juventus Dikecam Media Italia Usai Dipermalukan Como

Sejarah Baru Como: Menuju Liga Champions dengan Kendala Finansial dan Infrastruktur

24 Mar 2026 01:33
AC Milan Siap Tolak Tawaran Chelsea untuk Strahinja Pavlovic

AC Milan Siap Tolak Tawaran Chelsea untuk Strahinja Pavlovic

24 Mar 2026 01:17
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.