TERASJABAR.ID – Ribuan wisatawan saat liburan Idulfitri 1447 Hijriah, memadati berbagai obyek wisata di berbagai penjuru wilayah Kab. Kuningan. Para pendaki pun tak ketinggalan untuk beraktivitas mengisi liburan. Sebagian mereka memilih untuk mendaki Gunung Ciremai . Libur lebaran bagi para pendaki menjadi momen istimewa untuk menikmati alam di kawasan Ciremai, yang dikenal sebagai atapnya Jawa Barat dengan ketinggian 3.078 MDPL.
Terpantau selama tiga hari pasca lebaran (22 – 24 Maret 2026) tercatat 2.559 orang pendaki muncak di Gunung Ciremai. Mereka mendaki dari Pos pendakian yang berbeda, kata Kepala Balai TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai) Toni Anwar melalui Koordinator Promosi Pemasaran & KehumasanTNGC Adi, saat dikonfirmasi Rabu (25/03/2026).
Berdasarkan update data, mereka mendaki lewat 5 jalur pendakian. Yang paling banyak diminati lewat jalur Palutungan 1.231 orang, Jalur Linggasana 45 orang dan jalur Linggarjati 25 orang. Sedangkan jalur pendakian dari arah Majalengka melewati Apuy 1.306 dan jalur Trisakti Sadarehe 532 orang. Total jumlah pendaki 2.559 orang.
Sementara itu, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawasan pengunjung pada 22–24 Maret 2026 guna memastikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi semua. Selain itu, petugas juga memberikan pelayanan serta edukasi konservasi kepada pengunjung melalui safety talk, penyampaian SOP pendakian, serta panduan berwisata yang baik dan benar di kawasan konservasi.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya menjaga keselamatan diri, mematuhi aturan, serta meminimalisir potensi risiko selama beraktivitas di alam.*

















