terasjabar.id
Selasa, 3 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 3 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Terkait Penegakan Hukum di Kab. Bandung, Aliansi BEM Minta Audensi dengan Kejari dan Polda Jabar

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
3 Feb 2026 09:48
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Terkait Penegakan Hukum di Kab. Bandung, Aliansi BEM Minta Audensi dengan Kejari dan Polda Jabar

Aliansi BEM se-Kab. Bandung ajukan audensi dengan Kejari Kab. Bandung dan Polda Jabar terkait penegakan hukum

TERASJABAR.ID – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Bandung secara resmi mengajukan permohonan audiensi terbuka kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kab. Bandung dan Polda Jabar.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk tekanan moral, akademik, dan kontrol publik terhadap aparat penegak hukum agar tidak bekerja secara tertutup dan lepas dari pengawasan masyarakat terkait penegakan hukum di Kab. Bandung.

Permohonan audiensi tersebut disertai kajian yuridis komprehensif setebal ±47 halaman yang disusun dengan pendekatan akademis, ilmiah, serta berlandaskan hukum positif Indonesia. Kajian itu memuat analisis norma hukum, fakta yuridis, serta prinsip pertanggungjawaban pidana yang relevan.

Koordinator Pusat Aliansi BEM Se-Kabupaten Bandung, Muhamad Indra Wijaya, menegaskan, audiensi terbuka merupakan kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap proses penegakan hukum di Jawa Barat. “Kami melihat ada kecenderungan penegakan hukum berjalan secara tertutup dan minim penjelasan kepada publik,” katanya.

“Ini berbahaya bagi demokrasi hukum. Ketika negara tidak menjelaskan, publik akan menafsirkan sendiri, dan di situlah krisis kepercayaan bermula,” kata Indra Wijaya saat dihubungi melalui WhatsApp, Senin (2/2/2026) malam.

Indra menegaskan, aparat penegak hukum tidak cukup hanya bekerja sesuai aturan, melainkan juga wajib membuka prosesnya kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

“Kami tidak pernah menuduh siapapun bersalah. Tapi kami juga tidak bisa diam ketika proses hukum terasa elitis, tertutup, dan seolah hanya berputar di ruang internal aparat. Hukum yang dijalankan tanpa kontrol publik berpotensi kehilangan legitimasi,” ujarnya.

Permohonan audiensi terbuka kepada Kejari Kabupaten Bandung diajukan dengan opsi Rabu, 4 Februari 2026 atau Kamis, 5 Februari 2026. Sementara audiensi dengan Polda Jabar dijadwalkan Senin, 9 Februari 2026 atau Selasa, 10 Februari 2026.

Indra menepis anggapan bahwa langkah Aliansi BEM merupakan bentuk tekanan atau intervensi terhadap kewenangan aparat penegak hukum. “Kami tidak datang membawa kepentingan politik, tidak membawa pesanan siapa pun. Yang kami bawa adalah kajian akademik dan tanggung jawab moral mahasiswa.
Kalau proses hukum merasa terganggu oleh pengawasan publik, justru itu yang perlu dipertanyakan,” tegas Indra dalam keterangannya.

RELATED POSTS

140 SPPI Audiensi ke Bupati Kuningan Terkait Program MBG

FMPK Audiensi Terbuka dengan DPRD Kuningan, Ini Beberapa Hal yang Disampaikan

Kajian yang disampaikan disusun dengan metodologi yuridis normatif dan empiris, menjunjung asas legalitas, kehati-hatian, pemisahan ranah perdata dan pidana, serta tetap menghormati asas praduga tidak bersalah.

ADVERTISEMENT

Aliansi BEM Se-Kabupaten Bandung mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tidak dibangun dari pernyataan sepihak, melainkan dari keterbukaan dan dialog yang setara.
“Kepercayaan publik itu mahal. Sekali runtuh, tidak bisa dipulihkan dengan konferensi pers satu arah. Audiensi terbuka adalah ujian keberanian moral aparat untuk menjelaskan dasar hukumnya secara jujur dan bertanggung jawab,” ujar Indra

Aliansi BEM Se-Kabupaten Bandung, kata Indra, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal transparansi tata kelola institusi publik dan akuntabilitas penegakan hukum. “Audiensi terbuka ini bukan akhir dari perjuangan mahasiswa. Audiensi ini adalah pintu awal. Jika ruang dialog ditutup, maka publik berhak bertanya: ada apa yang disembunyikan?
Mahasiswa tidak akan berhenti bersuara, karena diam di tengah persoalan hukum adalah bentuk pembiaran,” pungkas Muhamad Indra Wijaya.*

Tags: Aliansi BEMAudiensiPenegakan Hukum di Kab. Bandung
ShareTweetSend

Related Posts

140 SPPI Audiensi ke Bupati Kuningan Terkait Program MBG
Daerah

140 SPPI Audiensi ke Bupati Kuningan Terkait Program MBG

17 Jul 2025 17:29
FMPK Audiensi Terbuka dengan DPRD Kuningan, Ini Beberapa Hal yang Disampaikan
Daerah

FMPK Audiensi Terbuka dengan DPRD Kuningan, Ini Beberapa Hal yang Disampaikan

3 Jun 2025 14:58
Next Post
Dump Truck Pengangkut Pasir Terguling di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Lalin Macet

Dump Truck Pengangkut Pasir Terguling di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Lalin Macet

Kemkomdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Upaya Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa

Kemkomdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Upaya Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tebar Benih Melalui Pesawat di Arjasari Menuai Protes, Kades Arjasari : Rumah Rusak, Bupati Harus Ganti Rugi

Tebar Benih Melalui Pesawat di Arjasari Menuai Protes, Kades Arjasari : Rumah Rusak, Bupati Harus Ganti Rugi

31 Jan 2026 18:05
Waduh, Usai Lahan SDN Cikalang, Kini Giliran Lahan Masjid di Cileunyi Kulon Digugat Ahli Waris

Waduh, Usai Lahan SDN Cikalang, Kini Giliran Lahan Masjid di Cileunyi Kulon Digugat Ahli Waris

28 Jan 2026 16:25
Cahaya Doa dari Lantai 8 RS Bandung Kiwari

Cahaya Doa dari Lantai 8 RS Bandung Kiwari

30 Jan 2026 19:39
Janji ke Suaminya Hanya Mau ke Apotek, Salsabila Menghilang Sudah Dua Hari

Janji ke Suaminya Hanya Mau ke Apotek, Salsabila Menghilang Sudah Dua Hari

30 Jan 2026 06:03
Inflasi Pangan Melandai, Bapanas: Bukti Stabilitas Harga Terjaga

Inflasi Pangan Melandai, Bapanas: Bukti Stabilitas Harga Terjaga

0
Rumah Tidak Layak Huni Milik Janda Lansia Dibiarkan Ambruk, Pemkot Tasikmalaya Merasa Kecolongan

Rumah Tidak Layak Huni Milik Janda Lansia Dibiarkan Ambruk, Pemkot Tasikmalaya Merasa Kecolongan

0
Kemkomdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Upaya Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa

Kemkomdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Upaya Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa

0
Dump Truck Pengangkut Pasir Terguling di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Lalin Macet

Dump Truck Pengangkut Pasir Terguling di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Lalin Macet

0
Inflasi Pangan Melandai, Bapanas: Bukti Stabilitas Harga Terjaga

Inflasi Pangan Melandai, Bapanas: Bukti Stabilitas Harga Terjaga

3 Feb 2026 10:37
Usus Lebih Sehat dengan Minuman Pembersih Alami

Usus Lebih Sehat dengan Minuman Pembersih Alami

3 Feb 2026 10:33
Rumah Tidak Layak Huni Milik Janda Lansia Dibiarkan Ambruk, Pemkot Tasikmalaya Merasa Kecolongan

Rumah Tidak Layak Huni Milik Janda Lansia Dibiarkan Ambruk, Pemkot Tasikmalaya Merasa Kecolongan

3 Feb 2026 10:15
Kemkomdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Upaya Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa

Kemkomdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Upaya Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa

3 Feb 2026 10:12
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.