TERASJABAR.ID – Pencarian jasad Ny. Enok (42), warga Kampung Cijangra RT.02 / RW.01, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung yang terbawa arus Sungai Ciajag hari ke-4 pencarian akhirnya ditemukan, Kamis (5/2/2026).
Enok, seorang ibu rumah tangga ini, terseret dan terbawa arus sungai saat mau buang air kecil buang air kecil, lantai kamar mandinya tiba-tiba amblas tergerus air Sungai Ciajag, Senin (2/2/2026) sore.
Tak pelak, tubuh Enok pun yang tengah buang air kecil jatuh ke sungai dan terbawa arus air yang kebetulan tengah meluap.
Beny Sonjaya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung ketika dikonfirmasi membenarkan tim gabungan pada hari ke-4 pencarian, jasad korban telah ditemukan.
“Jasad korban ditemukan di tim SAR gabungan di jembatan BBS kawasan Curug Jompong Sungai Citarum wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sekitar pukul 10.30,” kata Beny, Kamis (5/2/2026).
Menurut Beny, pencarian hari ke-4, yang dimulai pukul 08.00 menyusuri Sungai Cijagra, Leuwi Kuray, Sungai Ciseah, Muara Ciwidey, Curug Jompong hingga Jembatan merah.
Pukul 08.00 WIB, kata Beny, dilakukan briefing kekuatan personil, SOP dan petunjuk kerja serta pembagian tugas tim SAR gabungan.
Pukul 08.30 WIB, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dari LKP dengan membagi tim menjadi 3 SRU:
‎SRU 1 : melakukan pencarian dari Muara Ciwidey sampai Sektor 8 menggunakan LCR Tagana Kabupaten Bandung sejauh 3km.
SRU 2 : Melakukan pencarian dari Curug Jompong sampai sektor 9 menggunakan LCR Basarnas dan LCR BPBD Kabupaten Bandung sejauh 7km.
‎SRU 3, sambung Beny, melakukan pencarian dari Leuwi Muning sampai Jembatan Muara menggunakan drone BPBD Kabupaten Bandung sejauh 3 km.
‎Pukul 10.36 WIB korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dengan kondisi meninggal dunia dan selanjutnya pukul 11.08 WIB korban di bawa ke rumah duka menggunakan ambulance.
‎”Pukul 11.15 WIB dilakukan briefing Ops SAR dan dilanjutkan penutupan Ops SAR serta seluruh Tim SAR Gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing,”ujar Beny.
Diberitakan, nasib tragis buang air kecil di toilet rumahnya, Toilet tersebut kebetulan posisinya berada di bawah tangga rumah, tepat di sekitar bantaran Sungai Cijagra.
Namun tembok kirmir yang menjadi pembantas antar dinding toilet dengan sungai seketika amblas akibat tergerus arus sungai dengan debit air tinggi.
Saat itu korban berada di kamar mandi tengah buang air lantainya ambruk dan tubuh korban terbawa dan hanyut ke sungai.















