KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA) yang bekerja sama dengan KAI, guna menghindari potensi penipuan dan memastikan keabsahan tiket perjalanan.
Selain itu, KAI menerapkan ketentuan khusus dalam pemesanan tiket rombongan untuk menjaga pemerataan akses bagi masyarakat.
Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia, dengan prioritas utama diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan berbagai instansi.
“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan transparansi. Dengan dukungan seluruh Insan KAI Group, kami ingin memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan kereta api berlangsung tertib, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat,” tutup Anne.***














