terasjabar.id
Jumat, 20 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

Timeless Time” : Dijajah Algoritma (Budaya Instan, Mental Rapuh )

Herman by Herman
17 Sep 2025 10:33
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Timeless Time” : Dijajah Algoritma (Budaya Instan, Mental Rapuh )

Segala sesuatu terasa mungkin, tetapi daya tahan menghadapi proses panjang melemah. Popularitas datang dan pergi dengan cepat, membuat anak muda sering kehilangan kesabaran untuk bertumbuh secara konsisten.

Mental yang Mudah Rapuh :

ADVERTISEMENT

Kondisi ini menekan sisi psikologis generasi muda:
• FOMO. Rasa takut tertinggal tren membuat cemas berlebihan.
• Perbandingan sosial. Melihat pencapaian orang lain di media sosial memicu rasa tidak cukup.
• Sulit fokus. Terbiasa konten singkat membuat konsentrasi cepat buyar.
• Lelah digital. Meski capek, sulit menghentikan diri dari layar.
Teknologi yang dijanjikan membawa kebebasan justru melahirkan jerat baru: penjara atensi.

Politik yang Tak Lepas dari Algoritma :

Politik juga tak kebal dari logika ini. Pemilu kini tak hanya berlangsung di panggung debat, tapi juga di layar ponsel. Kandidat sibuk merespons isu dengan cepat di TikTok atau Instagram.
Potongan video lebih membentuk opini ketimbang visi-misi yang panjang. Hoaks menyebar jauh lebih cepat daripada klarifikasinya. Mesin buzzer bekerja dengan logika percepatan: yang penting trending, bukan mendidik publik.
Demokrasi yang semestinya memberi ruang musyawarah, justru berubah menjadi lomba kecepatan narasi.

RELATED POSTS

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

Bandung, City of Memories

MORAL FATIGUE

Ilusi Kebebasan :

Kita sering merasa media sosial memberi kebebasan: siapa pun bisa bersuara. Faktanya, ruang itu dikendalikan algoritma yang menyortir mana yang muncul dan mana yang tenggelam.
Paradoks pun lahir. Kita percaya memilih dengan bebas, padahal arah sudah ditentukan platform. Demokrasi yang dijanjikan dunia digital justru tergelincir menjadi politik kecepatan, di mana “siapa cepat, dia berkuasa.”

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: OpiniSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi
Berita Utama

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “
Berita Utama

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

13 Mar 2026 04:38
WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)
Berita Utama

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

11 Mar 2026 08:56
Bandung, City of Memories
Berita Utama

Bandung, City of Memories

2 Jan 2026 03:20
MORAL FATIGUE
Berita Utama

MORAL FATIGUE

25 Des 2025 17:36
THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)
Opini

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

19 Des 2025 07:52
Next Post
Xabi Alonso Ubah Peran Pemain Depan Madrid, Vinicius Terkorbankan?

Diganjar Dua Kartu Merah, Manajer Real Madrid Bahas Kedisiplinan dan Mentalitas Tim

Gunung Ciremai: Antara Ancaman Eksploitasi dan Kearifan Lokal

Gunung Ciremai: Antara Ancaman Eksploitasi dan Kearifan Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA, PT Indofood Padalarang Bandung Adakan Loker Admin!

Buat Lulusan SMA, PT Indofood Padalarang Bandung Adakan Loker Admin!

19 Mar 2026 14:50
Info Loker Barista, Calf Coffee Bandung Gelar Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

Info Loker Barista, Calf Coffee Bandung Gelar Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

13 Mar 2026 15:00
Self Love dalam Nada: 7 Lagu Barat yang Bikin Kamu Lebih Menghargai Diri Sendiri

Self Love dalam Nada: 7 Lagu Barat yang Bikin Kamu Lebih Menghargai Diri Sendiri

4 Agu 2025 06:00
Yuddy Renaldi Menanti Asa dari Yang Maha Kuasa

Yuddy Renaldi Menanti Asa dari Yang Maha Kuasa

13 Mar 2026 11:20
MERAYAKAN KEMBALINYA ARKETIPE KEFITRAAN

MERAYAKAN KEMBALINYA ARKETIPE KEFITRAAN

0
Ditangkap Karena Pengrusakan Mobil Angkutan Umum, Ketahuan Bawa Obat-obatan Terlarang

Ditangkap Karena Pengrusakan Mobil Angkutan Umum, Ketahuan Bawa Obat-obatan Terlarang

0
Puluhan Ribu Pemudik Masuk Kuningan, Setiap 15 Menit Ada 728 Ranmor

Puluhan Ribu Pemudik Masuk Kuningan, Setiap 15 Menit Ada 728 Ranmor

0
Beredar Surat Undangan Sholat Idulfitri oleh Pemkab Bandung Jumat Besok, Sekda Bilang Itu Hoax

Beredar Surat Undangan Sholat Idulfitri oleh Pemkab Bandung Jumat Besok, Sekda Bilang Itu Hoax

0
MERAYAKAN KEMBALINYA ARKETIPE KEFITRAAN

MERAYAKAN KEMBALINYA ARKETIPE KEFITRAAN

20 Mar 2026 06:30
Ditangkap Karena Pengrusakan Mobil Angkutan Umum, Ketahuan Bawa Obat-obatan Terlarang

Ditangkap Karena Pengrusakan Mobil Angkutan Umum, Ketahuan Bawa Obat-obatan Terlarang

20 Mar 2026 05:29
Puluhan Ribu Pemudik Masuk Kuningan, Setiap 15 Menit Ada 728 Ranmor

Puluhan Ribu Pemudik Masuk Kuningan, Setiap 15 Menit Ada 728 Ranmor

20 Mar 2026 05:25
Beredar Surat Undangan Sholat Idulfitri oleh Pemkab Bandung Jumat Besok, Sekda Bilang Itu Hoax

Beredar Surat Undangan Sholat Idulfitri oleh Pemkab Bandung Jumat Besok, Sekda Bilang Itu Hoax

19 Mar 2026 22:05
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.