TERASJABAR.ID – Laga Persija vs Persub berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2025) pukul 15.30 WIB telah berakhir dengan skor 2-2.
Tyronne del Pino menceritakan apa yang dialaminya saat pertandingan berlangsung. Laga tersebut berlangsung dengan tensi tinggi.
Pemain Persib asal Spanyol ini mengakui, laga tersebut merupakan laga derby tandang pertamanya di Persib.
Dan ia juga menceritakan kalau di Spanyol ada salah satu derbi besar yakni ketika Las Palmas menghadapai Tenerife.
Tyronne mengaku, atmosfernya luar biasa, banyak suporter di stadion.
Meski banyak suporter tim tuan rumah yang menghujat atau pun mencaci Persib, ternyata tak membuat goyah mental pemilik nomor 10 di tim Maung Bandung ini.
Tyronne mengaku benar-benar senang karena timnya bisa mendapatkan satu poin setelah tertinggal 2-0 (di babak pertama).
- Iran Lebaran
- Kemenpar Siapkan Sejumlah Paket Wisata Selama Libur Lebaran
- Pemerintah Terus Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Selama Ramadan, Ini Faktanya
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Menaker Pastikan Posko THR-BHR Tetap Siaga Saat Libur
Tak hanya umpatan atau cacian bahkan oknum suporter Persib juga melakukan pelemparan ke lapangan, setelah laga Tyronne juga terkena lemparan hingga pelipisnya terluka.
Aksi pelemparan tersebut terjadi setelah laga selesai, Tyrone del Pino mengalami luka dibagian kepala dekat dengan bagian mata.
Tyronne terkena lemparan saat hendak memasuki ruang Ganti. Kabar ini dibagikan oleh akun Facebook Galeri Sepakbola Indonesia Online,
Bukan hanya Tyronne tetapi ada puluhan orang yang mengalami luka akibat kejadian ini.
Bedasar keterangan dari polisi Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Komisari Polisi Binsar Hatorangan saat dikonfirmasi mengatakan ada 22 korban yang diamankan yang diduga merupakan supporter Persib dan 15 orang supporter Persija yang dikira Supporter Persib.















