terasjabar.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 15 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

RUU Hukum Perdata Internasional Dinilai Mendesak Perbarui Sistem Hukum Nasional

Eka Purwanto by Eka Purwanto
11 Mar 2026 22:16
in News
Reading Time: 1 mins read
A A
0
RUU Hukum Perdata Internasional Dinilai Mendesak Perbarui Sistem Hukum Nasional

Hamid Noor Yasin dalam agenda Rapat Kerja Pansus RUU HPI bersama Menteri Hukum, Menteri Luar Negeri dan Menteri Sosial. (dpr.go.id)

TERASJABAR.ID – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hukum Perdata Internasional (HPI) dinilai semakin mendesak untuk memperbarui sistem hukum nasional yang hingga kini masih banyak mengacu pada aturan warisan kolonial.

ADVERTISEMENT

Anggota Panitia Khusus RUU HPI dari Fraksi PKS, Hamid Noor Yasin, menilai regulasi yang ada saat ini belum mampu menjawab kompleksitas hubungan hukum lintas negara yang terus berkembang.

Menurutnya, perkembangan globalisasi, meningkatnya mobilitas masyarakat antarnegara, serta pertumbuhan ekonomi digital dan transaksi bisnis internasional menuntut adanya payung hukum yang lebih komprehensif untuk menangani sengketa perdata yang melibatkan pihak dari berbagai negara.

“Urgensi pembentukan RUU Hukum Perdata Internasional merupakan kebutuhan untuk memperbarui kerangka hukum nasional yang hingga kini masih bertumpu pada ketentuan kolonial yang tidak lagi memadai menjawab kompleksitas hubungan hukum modern,” ujar Hamid, seperti ditulis Parlementaria pada Rabu, 11 Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Pansus di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

Hamid menjelaskan bahwa aturan mengenai hukum perdata internasional di Indonesia saat ini masih tersebar di berbagai peraturan sektoral.
Kondisi tersebut dinilai menimbulkan fragmentasi norma yang dapat memicu ketidakpastian hukum dalam praktik penegakan hukum.

RELATED POSTS

DPR Bentuk Tim Perumus RUU Hak Cipta, Royalti Jadi Fokus Utama

Karena itu, ia menilai pembentukan RUU HPI penting untuk memberikan kepastian terkait hukum yang berlaku, kewenangan pengadilan dalam menangani perkara perdata internasional, hingga mekanisme pengakuan terhadap putusan pengadilan asing.

Kepastian hukum ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap sistem hukum Indonesia.

Selain itu, Fraksi PKS juga menyoroti perlunya aturan yang lebih jelas terkait pengakuan dan pelaksanaan putusan pengadilan asing.

Selama ini, putusan dari pengadilan luar negeri umumnya hanya diperlakukan sebagai alat bukti tertulis di pengadilan Indonesia karena belum adanya mekanisme pelaksanaan yang tegas.-*

Tags: Hukum Perdata InternasionalRUUSistem Hukum Nasional
ShareTweetSend

Related Posts

DPR Bentuk Tim Perumus RUU Hak Cipta, Royalti Jadi Fokus Utama
Wakil Rakyat

DPR Bentuk Tim Perumus RUU Hak Cipta, Royalti Jadi Fokus Utama

28 Agu 2025 20:31
Next Post
Joe Hart Nilai Tudor Salah Tangani Kiper Muda Tottenham

Joe Hart Nilai Tudor Salah Tangani Kiper Muda Tottenham

ANTARA ZAKAT DAN SEDEKAH

ANTARA ZAKAT DAN SEDEKAH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

0
Mengais Rejeki Minggu Terakhir Ramadhan  Di SOR Merdeka

Mengais Rejeki Minggu Terakhir Ramadhan Di SOR Merdeka

0
Pelangi di Mars Siap Tayang, Kementerian Ekraf Dukung Inovasi Film Fiksi Ilmiah Indonesia

Pelangi di Mars Siap Tayang, Kementerian Ekraf Dukung Inovasi Film Fiksi Ilmiah Indonesia

0
Kenapa Pemimpin Iran Begitu Dicintai Rakyatnya?

Kenapa Pemimpin Iran Begitu Dicintai Rakyatnya?

0
Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

15 Mar 2026 14:32
Mengais Rejeki Minggu Terakhir Ramadhan  Di SOR Merdeka

Mengais Rejeki Minggu Terakhir Ramadhan Di SOR Merdeka

15 Mar 2026 14:31
Kenapa Pemimpin Iran Begitu Dicintai Rakyatnya?

Kenapa Pemimpin Iran Begitu Dicintai Rakyatnya?

15 Mar 2026 14:12
Pelangi di Mars Siap Tayang, Kementerian Ekraf Dukung Inovasi Film Fiksi Ilmiah Indonesia

Pelangi di Mars Siap Tayang, Kementerian Ekraf Dukung Inovasi Film Fiksi Ilmiah Indonesia

15 Mar 2026 14:09
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.