TERASJABAR.ID – Banjir bandang dan longsor menerjang kawasan selatan Bandung, seperti Majalalaya, Banjaran, Cangkuang dan Cimaung, Kab. Bandung. Sedikitnya 350 rumah terendam, 7 di antaranya rusak berat dan 10 rusak sedang.
Beny Sonjaya, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bandung, mengatakan, bencana alam ini terjadi Kamis (12/2/2026) petang. “Paling parah terjangan banjir terjadi di Majalaya, akibat tanggul Sungai Cisunggalah jenol. Di sana 310 rumah (660 jiwa) terendam, 5 rusak berat dan 7 rusak sedang,” kata Beny, Jumat (13/2/2026).
Selain di Majalaya, kata Beni, akibat hujan deras, 1 rumah di Desa Pasirmulya, Kec. Banjaran roboh, 1 rumah di Desa Warjabakti, Kec. Cimaung jebol dan 2 rumah di Desa Bandasari, Kec. Cangkuang tertimpa longsor.
“Dalam peristiwa bencana banjir dan longsor di 4 kecamatan ini tak ada korban jiwa meski para korban terdampak sempat dievakuasi dan sementara harus mengungsi,” ungkap Beny.
BPBD, Dinsos, Camat Solokanjeruk dan Kades Bojong, telah berkoordinasi terkait evakuasi penghuni 5 rumah yang rusak berat. Mereka sudah disediakan tempat pengungsian di rumah rusun dan di Balai Desa Bojong. “Namun para korban terdampak lebih memilih mengungsi di rumah sanak familinya. Saat ini warga dibantu aparat BPBD, Polri, TNI, Satpol PP masih membersihkan lumpur-lumpur dan sampah sisa banjir di rumah-rumah, gang dan jalan dengan menurunkan alat berat,” kata Beny.*
















