terasjabar.id
Minggu, 5 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Belanja Pegawai Bandung Nyaris Batas Maksimal, DPRD Tekankan Efisiensi dan Genjot PAD dari Pariwisata

Tiah SM by Tiah SM
5 Apr 2026 08:49
in Berita Utama, Wakil Rakyat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Belanja Pegawai Bandung Nyaris Batas Maksimal, DPRD Tekankan Efisiensi dan Genjot PAD dari Pariwisata

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH

TERASJABAR.ID – Komposisi belanja pegawai di Kota Bandung kini mendekati ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan porsi mencapai 29 persen dari total anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan fiskal melalui efisiensi dan peningkatan produktivitas aparatur.

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH, menegaskan bahwa angka tersebut masih berada dalam koridor aman, mengingat pemerintah pusat membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen.

Meski demikian, ia mengingatkan agar Pemerintah Kota Bandung tidak terlena dan tetap berhati-hati dalam mengelola struktur anggaran.
“Secara aturan masih aman, tapi ruangnya sudah sangat sempit. Karena itu, efisiensi harus terus dilakukan dan yang paling penting adalah peningkatan produktivitas kinerja pegawai,” ujar Asep.

Menurutnya, produktivitas menjadi kunci agar belanja pegawai yang besar tetap sebanding dengan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Ia menilai, anggaran yang terserap untuk pegawai harus benar-benar memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk pelayanan yang lebih cepat, tepat, maupun inovatif.

Namun di sisi lain, DPRD juga menghadapi realitas bahwa sejumlah sektor masih kekurangan tenaga kerja. Salah satu yang paling krusial adalah sektor pendidikan, di mana kebutuhan guru masih belum terpenuhi secara ideal. Kekurangan serupa juga terjadi di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya yang berimbas pada beban kerja pegawai yang ada.

“Kami menerima laporan bahwa masih banyak sekolah yang kekurangan guru. Di beberapa instansi juga sama. Ini jadi tantangan, karena di satu sisi ada pembatasan belanja pegawai, tapi di sisi lain kebutuhan di lapangan nyata,” ungkapnya.

Untuk itu, Asep mendorong adanya langkah strategis dan terukur dari pemerintah kota. Ia menilai, pemenuhan kebutuhan pegawai tetap bisa dilakukan melalui skema selektif, seperti redistribusi pegawai, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi untuk menutup kekurangan tenaga kerja.

“Harus ada solusi kreatif. Tidak bisa hanya menambah pegawai, tapi juga bagaimana memaksimalkan yang ada. Digitalisasi layanan misalnya, bisa jadi salah satu jawaban,” tambahnya.

Lebih jauh, DPRD menekankan bahwa penguatan kapasitas fiskal daerah tidak hanya bergantung pada pengendalian belanja, tetapi juga pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam hal ini, sektor pariwisata dinilai sebagai salah satu motor utama yang belum tergarap secara optimal.

Asep menyebut, Kota Bandung memiliki daya tarik wisata yang kuat, mulai dari kuliner, fesyen, hingga destinasi alam dan heritage. Tingginya arus kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota, seharusnya mampu menjadi sumber pemasukan signifikan bagi daerah.

RELATED POSTS

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045

Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung

DPRD Kota Bandung Gandeng Ormas Islam, Dorong Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko

Pansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial

“Perda Perilaku Seks Berisiko ,Lebih Menitikberatkan Aspek Pencegahan Bukan Penindakan

“Potensi wisata Bandung itu luar biasa. Setiap akhir pekan saja kita lihat sendiri, kota ini dipadati wisatawan. Ini peluang besar untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Ia menjelaskan, kehadiran wisatawan akan menciptakan efek berantai (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM akan ikut terdorong, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.

Meski demikian, Asep mengingatkan agar strategi peningkatan PAD tidak dilakukan dengan cara membebani masyarakat, khususnya warga lokal. Sebaliknya, pemerintah diminta fokus pada optimalisasi potensi ekonomi dari aktivitas wisata dan konsumsi para pendatang.

“Konsepnya bukan menambah beban masyarakat, tapi memanfaatkan pergerakan ekonomi yang sudah ada. Wisatawan datang, mereka belanja, menginap, makan—di situlah sumber PAD yang harus dimaksimalkan,” jelasnya.

Ia juga mendorong adanya inovasi dalam pengelolaan sektor pariwisata, mulai dari penataan destinasi, peningkatan kualitas layanan, hingga penguatan promosi berbasis digital. Dengan strategi yang tepat, Bandung diyakini mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

ADVERTISEMENT

Di tengah keterbatasan ruang anggaran, DPRD berharap Pemerintah Kota Bandung dapat menjaga keseimbangan antara belanja dan pendapatan. Efisiensi, produktivitas, dan inovasi dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal tanpa melanggar ketentuan yang ada.

“Intinya bagaimana anggaran yang terbatas ini bisa tetap memberikan hasil maksimal bagi masyarakat. Itu yang harus menjadi fokus bersama,” pungkas Asep.

Tags: DPRD Kota BandungEfisiensi dan GenjotPAD dari Pariwisata
ShareTweetSend

Related Posts

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045
Berita Utama

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045

16 Mar 2026 08:26
Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung
Berita Utama

Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Minta Kasus Longsor Bantargebang Jadi Peringatan Kota Bandung

10 Mar 2026 08:49
DPRD Kota Bandung Gandeng Ormas Islam, Dorong Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko
Berita Utama

DPRD Kota Bandung Gandeng Ormas Islam, Dorong Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko

9 Mar 2026 09:27
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial
Berita Utama

Pansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial

26 Feb 2026 09:46
“Perda Perilaku Seks Berisiko ,Lebih Menitikberatkan Aspek Pencegahan Bukan Penindakan
Berita Utama

“Perda Perilaku Seks Berisiko ,Lebih Menitikberatkan Aspek Pencegahan Bukan Penindakan

23 Feb 2026 09:12
“DPRD Kota Bandung Ajak Warga Nonton Film Teman Tegar Maìra, Demi Menyelamatkan Alam”
Berita Utama

“DPRD Kota Bandung Ajak Warga Nonton Film Teman Tegar Maìra, Demi Menyelamatkan Alam”

10 Feb 2026 06:27
Next Post
Workshop Seni Budaya  “Merajut Simpul Rasa di Lereng Gunung Ciremai”

Workshop Seni Budaya “Merajut Simpul Rasa di Lereng Gunung Ciremai”

Nordic Walking, Pilihan Tepat untuk Semua Usia

Nordic Walking, Pilihan Tepat untuk Semua Usia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri yang Tewas Terseset Banjir di Cianjur Bersama Motornya Ternyata Warga Cinunuk

Pasutri yang Tewas Terseset Banjir di Cianjur Bersama Motornya Ternyata Warga Cinunuk

30 Mar 2026 12:58
TERBARU! Poly Plastik Bandung Buka Loker Posisi Team Packing

TERBARU! Poly Plastik Bandung Buka Loker Posisi Team Packing

3 Apr 2026 17:31
Datang Langsung! Mixue Cijagra Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Datang Langsung! Mixue Cijagra Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

1 Apr 2026 18:26
4 Posisi Sekaligus, Maharasa Group Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

4 Posisi Sekaligus, Maharasa Group Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

31 Mar 2026 17:07
“No Viral No Justice”, Rumah Saparudin yang Nyaris Ambruk Direhab Aparat Berbagai Instansi

“No Viral No Justice”, Rumah Saparudin yang Nyaris Ambruk Direhab Aparat Berbagai Instansi

0
Duka Panglima TNI : Mayor Anumerta Zulmi Prajurit Terbaik, Pernah Satu Almamater di Grup 2 Kopassus ​

Duka Panglima TNI : Mayor Anumerta Zulmi Prajurit Terbaik, Pernah Satu Almamater di Grup 2 Kopassus ​

0
Lakalantas Flyover Kiaracondong, Satu Mobil Rusak Berat

Lakalantas Flyover Kiaracondong, Satu Mobil Rusak Berat

0
Makanan Basa, Solusi Alami Atasi Asam Lambung

Makanan Basa, Solusi Alami Atasi Asam Lambung

0
“No Viral No Justice”, Rumah Saparudin yang Nyaris Ambruk Direhab Aparat Berbagai Instansi

“No Viral No Justice”, Rumah Saparudin yang Nyaris Ambruk Direhab Aparat Berbagai Instansi

5 Apr 2026 16:01
Makanan Basa, Solusi Alami Atasi Asam Lambung

Makanan Basa, Solusi Alami Atasi Asam Lambung

5 Apr 2026 15:33
Trust Issue Bisa Ganggu Hidup, Ini Cara Mengatasinya

Trust Issue Bisa Ganggu Hidup, Ini Cara Mengatasinya

5 Apr 2026 15:02
Duka Panglima TNI : Mayor Anumerta Zulmi Prajurit Terbaik, Pernah Satu Almamater di Grup 2 Kopassus ​

Duka Panglima TNI : Mayor Anumerta Zulmi Prajurit Terbaik, Pernah Satu Almamater di Grup 2 Kopassus ​

5 Apr 2026 14:45
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.