terasjabar.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 30 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Belanja Pegawai Bandung Nyaris Batas Maksimal, DPRD Tekankan Efisiensi dan Genjot PAD dari Pariwisata

Tiah SM by Tiah SM
5 Apr 2026 08:49
in Berita Utama, Wakil Rakyat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Belanja Pegawai Bandung Nyaris Batas Maksimal, DPRD Tekankan Efisiensi dan Genjot PAD dari Pariwisata

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH

TERASJABAR.ID – Komposisi belanja pegawai di Kota Bandung kini mendekati ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan porsi mencapai 29 persen dari total anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan fiskal melalui efisiensi dan peningkatan produktivitas aparatur.

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH, menegaskan bahwa angka tersebut masih berada dalam koridor aman, mengingat pemerintah pusat membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen.

Meski demikian, ia mengingatkan agar Pemerintah Kota Bandung tidak terlena dan tetap berhati-hati dalam mengelola struktur anggaran.
“Secara aturan masih aman, tapi ruangnya sudah sangat sempit. Karena itu, efisiensi harus terus dilakukan dan yang paling penting adalah peningkatan produktivitas kinerja pegawai,” ujar Asep.

Menurutnya, produktivitas menjadi kunci agar belanja pegawai yang besar tetap sebanding dengan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Ia menilai, anggaran yang terserap untuk pegawai harus benar-benar memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk pelayanan yang lebih cepat, tepat, maupun inovatif.

Namun di sisi lain, DPRD juga menghadapi realitas bahwa sejumlah sektor masih kekurangan tenaga kerja. Salah satu yang paling krusial adalah sektor pendidikan, di mana kebutuhan guru masih belum terpenuhi secara ideal. Kekurangan serupa juga terjadi di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya yang berimbas pada beban kerja pegawai yang ada.

ADVERTISEMENT

“Kami menerima laporan bahwa masih banyak sekolah yang kekurangan guru. Di beberapa instansi juga sama. Ini jadi tantangan, karena di satu sisi ada pembatasan belanja pegawai, tapi di sisi lain kebutuhan di lapangan nyata,” ungkapnya.

Untuk itu, Asep mendorong adanya langkah strategis dan terukur dari pemerintah kota. Ia menilai, pemenuhan kebutuhan pegawai tetap bisa dilakukan melalui skema selektif, seperti redistribusi pegawai, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi untuk menutup kekurangan tenaga kerja.

“Harus ada solusi kreatif. Tidak bisa hanya menambah pegawai, tapi juga bagaimana memaksimalkan yang ada. Digitalisasi layanan misalnya, bisa jadi salah satu jawaban,” tambahnya.

RELATED POSTS

DPRD Kota Bandung Desak Pemprov Jabar Percepat Legok Nangka Tangani Krisis Sampah

Komisi I DPRD Kota Bandung Soroti Konten Sensasional, Dorong Kode Etik Pegiat Media Sosial

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung berikan 275 Rekomendasi untuk Wali Kota Bandung, Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Efektivitas Belanja Daerah

DPRD Kota Bandung Soroti Dampak Media Sosial terhadap Generasi Muda

DPRD Kota Bandung Dorong Regulasi Bantuan Hukum bagi Warga Kurang Mampu

Lebih jauh, DPRD menekankan bahwa penguatan kapasitas fiskal daerah tidak hanya bergantung pada pengendalian belanja, tetapi juga pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam hal ini, sektor pariwisata dinilai sebagai salah satu motor utama yang belum tergarap secara optimal.

Asep menyebut, Kota Bandung memiliki daya tarik wisata yang kuat, mulai dari kuliner, fesyen, hingga destinasi alam dan heritage. Tingginya arus kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota, seharusnya mampu menjadi sumber pemasukan signifikan bagi daerah.

“Potensi wisata Bandung itu luar biasa. Setiap akhir pekan saja kita lihat sendiri, kota ini dipadati wisatawan. Ini peluang besar untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Ia menjelaskan, kehadiran wisatawan akan menciptakan efek berantai (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM akan ikut terdorong, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.

Meski demikian, Asep mengingatkan agar strategi peningkatan PAD tidak dilakukan dengan cara membebani masyarakat, khususnya warga lokal. Sebaliknya, pemerintah diminta fokus pada optimalisasi potensi ekonomi dari aktivitas wisata dan konsumsi para pendatang.

“Konsepnya bukan menambah beban masyarakat, tapi memanfaatkan pergerakan ekonomi yang sudah ada. Wisatawan datang, mereka belanja, menginap, makan—di situlah sumber PAD yang harus dimaksimalkan,” jelasnya.

Ia juga mendorong adanya inovasi dalam pengelolaan sektor pariwisata, mulai dari penataan destinasi, peningkatan kualitas layanan, hingga penguatan promosi berbasis digital. Dengan strategi yang tepat, Bandung diyakini mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Di tengah keterbatasan ruang anggaran, DPRD berharap Pemerintah Kota Bandung dapat menjaga keseimbangan antara belanja dan pendapatan. Efisiensi, produktivitas, dan inovasi dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal tanpa melanggar ketentuan yang ada.

“Intinya bagaimana anggaran yang terbatas ini bisa tetap memberikan hasil maksimal bagi masyarakat. Itu yang harus menjadi fokus bersama,” pungkas Asep.

Tags: DPRD Kota BandungEfisiensi dan GenjotPAD dari Pariwisata
ShareTweetSend

Related Posts

DPRD Kota Bandung Desak Pemprov Jabar Percepat Legok Nangka Tangani Krisis Sampah
Wakil Rakyat

DPRD Kota Bandung Desak Pemprov Jabar Percepat Legok Nangka Tangani Krisis Sampah

29 Mei 2026 18:36
Komisi I DPRD Kota Bandung Soroti Konten Sensasional, Dorong Kode Etik Pegiat Media Sosial
Berita Utama

Komisi I DPRD Kota Bandung Soroti Konten Sensasional, Dorong Kode Etik Pegiat Media Sosial

21 Mei 2026 15:44
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung berikan 275 Rekomendasi untuk Wali Kota Bandung, Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Efektivitas Belanja Daerah
Berita Utama

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung berikan 275 Rekomendasi untuk Wali Kota Bandung, Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Efektivitas Belanja Daerah

16 Mei 2026 13:54
Edwin Senjaya Desak Tirtawening Selesaikan Hak Karyawan
Wakil Rakyat

DPRD Kota Bandung Soroti Dampak Media Sosial terhadap Generasi Muda

1 Mei 2026 08:44
DPRD Kota Bandung Dorong Regulasi Bantuan Hukum bagi Warga Kurang Mampu
Berita Utama

DPRD Kota Bandung Dorong Regulasi Bantuan Hukum bagi Warga Kurang Mampu

28 Apr 2026 08:30
Pansus 13 DPRD Bandung Matangkan Raperda Ketertiban Umum, Bahas 12 Aspek Tertib Kota
Berita Utama

Implementasi Program Dinilai Belum Optimal, DPRD Soroti Kinerja hingga Penertiban PKL di Bandung

19 Apr 2026 06:05
Next Post
Workshop Seni Budaya  “Merajut Simpul Rasa di Lereng Gunung Ciremai”

Workshop Seni Budaya “Merajut Simpul Rasa di Lereng Gunung Ciremai”

Nordic Walking, Pilihan Tepat untuk Semua Usia

Nordic Walking, Pilihan Tepat untuk Semua Usia

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Semakin Terbatas Lahan TPU Di Pedesaan Kabupaten Kuningan

Semakin Terbatas Lahan TPU Di Pedesaan Kabupaten Kuningan

0
Plh Walikota Tasikmalaya Prihatin KPU Terlantar, Walikota Akan Koordinasi Dengan Bupati

Plh Walikota Tasikmalaya Prihatin KPU Terlantar, Walikota Akan Koordinasi Dengan Bupati

0
Loker Crew Gudang! PT Culina Gemilang Indonesia Bandung Buka Lowongan Terbaru

Loker Crew Gudang! PT Culina Gemilang Indonesia Bandung Buka Lowongan Terbaru

0
Buat Lulusan SMA SMK! Mixue Alun-Alun Ciparay Bandung Buka Loker Crew

Buat Lulusan SMA SMK! Mixue Alun-Alun Ciparay Bandung Buka Loker Crew

0
Semakin Terbatas Lahan TPU Di Pedesaan Kabupaten Kuningan

Semakin Terbatas Lahan TPU Di Pedesaan Kabupaten Kuningan

30 Mei 2026 17:28
Plh Walikota Tasikmalaya Prihatin KPU Terlantar, Walikota Akan Koordinasi Dengan Bupati

Plh Walikota Tasikmalaya Prihatin KPU Terlantar, Walikota Akan Koordinasi Dengan Bupati

30 Mei 2026 17:23
Loker Crew Gudang! PT Culina Gemilang Indonesia Bandung Buka Lowongan Terbaru

Loker Crew Gudang! PT Culina Gemilang Indonesia Bandung Buka Lowongan Terbaru

30 Mei 2026 16:58
Buat Lulusan SMA SMK! Mixue Alun-Alun Ciparay Bandung Buka Loker Crew

Buat Lulusan SMA SMK! Mixue Alun-Alun Ciparay Bandung Buka Loker Crew

30 Mei 2026 16:40

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.