TERASJABAR.ID – BPJS Kesehatan menghadirkan layanan administrasi 24 jam melalui kanal chat WhatsApp (PANDAWA), memungkinkan masyarakat mengakses layanan tanpa antre dan tanpa batas waktu.
Kementerian Komunikasi dan Digital menilai langkah ini sebagai bagian dari percepatan transformasi layanan publik yang lebih cepat, mudah diakses, dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat di era digital.
“Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti. Kita yang mengikuti masyarakat, bukan masyarakat yang harus mengikuti kebijakan kita,” ujar Menkomdigi dalam Launching PANDAWA 24 Jam dan Kick-Off Quick Wins Direksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta.
Menkomdigi menekankan bahwa kecepatan layanan bukan lagi sekadar kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan jiwa.
“Beda lima menit penanganan, hasilnya bisa jadi berbeda terhadap kelangsungan hidup seseorang,” ucapnya.
Menkomdigi mengapresiasi BPJS Kesehatan sebagai penggagas utama inovasi PANDAWA 24 Jam yang dinilai sebagai langkah konkret dalam transformasi digital nasional.
“Kami mengapresiasi peluncuran PANDAWA 24 Jam sebagai bagian dari arah besar transformasi digital nasional. Ini adalah langkah nyata BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih baik,” tutur Meutya.
Transformasi ini diperkuat oleh tingginya konektivitas nasional, dengan 80,66 persen penduduk Indonesia atau sekitar 230 juta jiwa telah terhubung ke internet dan mayoritas menggunakan layanan komunikasi berbasis chat.
















