TERASJABAR.ID. -Rumpun bambu di Blok Dusun Pahing RT 005 RW 002 Desa/Kec. Cilebak, Kuningan, menutup akses badan jalan akibat terbawa longsoran Tebing sepanjang 12 meter, lebar 4 meter dengan ketinggian 8 meter.
Kepala BPBD Kuningan Indra Bayu Permana saat dikonfirmasi mengatakan, tanah longsor itu terjadi sebelumnya diawali hujan dengan intensitas ringan hingga kecang dan berlangsung cukup lama. Terlebih kondisi Tebing yang labil dan curam mengakibatkan tebing tanah longsor membawa rumpun bambu dan menimpa akses jalan. Hingga Akses Jalan penghubung Desa Cilebak menuju Desa Legokherang, Kecamatan Cilebak tertutup dan sempat tidak dapat dilalui KR maupun KR4, terangnya Sabtu (9/05/2026).
Upaya pihak BPBD bersama Aparat Desa/Kecamatan, TNI, POLRI dan masyarakat, melakukan pembersihan material longsor dan material rumpun bambu yang menutup akses jalan.
Dalam hitungan beberapa jam, Akses jalan untuk sudah bisa dilalui kembali oleh KR2 dan KR4, terang Ibe.
Sementara itu, sebelumnya satu unit rumah ambruk di Dusun Bungur II RT.008 RW.002, Desa Bungurberes, Kecamatan Cilebak, Kamis (7/5/2026).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB diduga akibat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam durasi cukup lama serta kondisi bangunan yang telah lapuk.
Pasca musibah rumah ambruk pihak BPBD melaksanakan asesment. Namun dikabarkan tidak ada korban jiwa.
Rumah permanen milik Maryadi (56) mengalami Rusak Berat akibat ambruk. Proses pembersihan material dilakukan aparat desa bersama masyarakat.
Kalaka BPBD Kuningan Ibe, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana selama musim penghujan, terutama pada bangunan yang memiliki kondisi rawan atau sudah mengalami kerusakan.












